Sabtu, 22 Rabiul Akhir 1443 H | 27 November 2021
Jelang Idulfitri, BPOM Pekanbaru Terus Kawal Ketersedian Pangan Aman dan Bermutu

PEKANBARU - Menjelang hari Raya Idulfitri, biasanya permintaan pangan di Riau akan mengalami peningkatan, untuk itu Balai Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru bersama stakeholder terkait akan berupaya mengawal ketersediaan pangan yang aman dan bermutu di masyarakat.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala BPOM Pekanbaru, Yosef Dwi Irwan dalam acara literasi informasi pangan aman jelang hari kemenangan yang diselenggarakan Forum Pengembangan Kelas Kominfo Riau secara virtual.

"Bulan  Ramadan dan Idulfitri ini biasanya permintaan masyarakat akan pangan sangat tinggi ataupun meningkat, ini yang perlu menjadi kewaspadaan kita," katanya, Kamis (6/5/21).

Yosef mengungkapkan, jika berbicara pangan, maka berbicara sesuatu hal yang sangat penting dan strategis karena menyangkut aspek kesehatan, aspek ekonomi, ketahanan nasional dan juga daya saing.

Menurutnya, tentunya negara berkewajiban memastikan kemudahan dan juga ketersediaan pangan yang aman dan bermutu di tengah masyarakat.

"Untuk mewujudkan semua itu BPOM tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dari semua pihak, dan pentingnya keberadaan pemerintahan daerah, kemudian stakeholder lainnya termasuk masyarakat," ujarnya. 

Lebih lanjut ia menyebutkan, saat ini BPOM bersama stakeholder bersinergi mengawal mutu pangan selama Ramadhan dan juga menjelang Hari Raya Idulfitri untuk dipastikan aman dan bermutu sehingga dapat memberikan rasa nyaman pada masyarakat terutama masyarakat muslim.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan obat dan makanan selama dan sebelum ramadhan ini, bahkan pada bulan ramadhan ini lebih ditingkatkan lagi mengingat banyaknya jenis makanan yang beredar di tengah masyarakat terutama takjil.

"Selama Ramadhan ini kita sudah melakukan pemeriksaan di toko ritel, bahkan kita juga sudah melakukan pemeriksaan pengelolaan takjil di kabupaten/kota di Riau. Sejauh ini kesadaran pelaku usaha sudah bagus," ungkapnya.

Yosef menambahkan, untuk jenis pangan yang aman tersebut, harus terbebas dari tiga hal yaitu terbebas dari pencemaran fisik, kimia dan biologi.

Untuk itu ia berharap masyarakat Riau semakin cerdas dan teliti dalam memilih pangan yang aman dan bermutu, sehingga tidak beredarnya pangan yang tidak memiliki izin BPOM.

"BPOM tidak hanya bekerja melakukan pemeriksaan selama Ramadhan, tapi setiap saat melakukan pengawasan, jadi harus pastikan ada label BPOMnya pangan yang dikonsumsi," sebutnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Info Lainnya

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Naik Lagi, Berikut Daftar Lengkap Harga Sawit di Riau

Selasa, 23 November 2021 | 11:54:41 WIB

Alhamdulillah, Harga Sawit Naik dan Pecah Rekor

Selasa, 23 November 2021 | 11:46:04 WIB

Iven ICCF 2021 Digelar di Riau, UMKM Antusias

Sabtu, 20 November 2021 | 15:45:07 WIB

Diskes Ingatkan Calon Jamaah Umroh Riau Segera Vaksin

Rabu, 17 November 2021 | 19:04:30 WIB