Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021
dr Indra Yovi Menanggapi Kebijakan Bupati Ajak Pegawai ke Kedai Kopi
Juru bicara Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, melalui Juru bicara Penanganan COVID-19, dr Indra Yovi, menanggapi adanya kebijakan Pemerintah Kabupaten Meranti yang mengeluarkan imbauan membolehkan pegawai, untuk ke kedai kopi di tengah pandemi COVID-19 yang semakin tinggi di Kabupaten Meranti. 

dr Indra Yovi, menegaskan, kondisi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Meranti perlu diwaspadai, dengan semakin tinggi kasus COVID-19, dan kasus pasien yang meninggal dunia.

“Yang harus diwaspadai Meranti ada 30 kasus, ada berita dari masyarakat Bupati mengeluarkan edaran kedai kopi. Tapi teknisnya saya tidak tau, dan belum bisa menerangkan, yang jelas harapan kondisi saat ini yang harusnya diwaspadai,” tegas Indra Yovi, Kamis (3/6) di Pekanbaru. 

“Kita tidak pernah menyuruh tutup kedai kopi, tetap berjalan karena tidak ada lockdown, yang ada berskala mikro ada aturan yang ketat. Warung kopi tidak boleh lebih 50 persen, kalau ngobrol tetap memakai masker, dan ini harus dipatuhi pengusaha kedai warung,” ungkap Yovi. 

Lebih lanjut Ia menjelaskan, sejauh ini PPKM di Kabupaten Kota belum begitu maksimal menjalankannya. Masih banyak masyarakat yang masih mengadakan pesta tanpa menerapkan protokol kesehatan, termasuk di hotel-hotel dengan menghadirkan orang banyak. Semuanya kembali kepada Satgas yang ada di Kabupaten Kota dalam penegakan disiplin.

“Izin keramaian itu semua ada ditangan satuan tugas Kabupaten Kota masing-masing, izin terbitkan dan dikeluarkan oleh satgas kabupaten kota. Itu panduan sudah ada dan jelas, kalau ada orang yang mengadakan pesta kapasitas tidak boleh lebih 50 persen, tetap memakai masker, menjaga jarak,” ungkapnya.

“Permasalahannya kita sama-sama tau, saya pribadi melihat yang tidak sesuai prokes, yang digariskan ini kuncinya ada di penegakan aturan, artinya jelas tentu ada sanksi, tidak boleh pembiaran tidak boleh ada tebang pilih. Kalau yang melanggar memang ada dilaporkan harus ada sanksi,” tegasnya. 

(Mediacenter Riau/ji)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Terima Bonus Belasan Milyar, Inilah Tekad Leani Ratri Oktila

Senin, 20 September 2021 | 08:38:15 WIB

Gubernur Riau : Kesuksesan Leani Ratri Bawa Semangat Baru

Ahad, 19 September 2021 | 18:38:14 WIB

Humas Polda Riau dan WPMR Bagikan 250 Paket Sembako

Ahad, 19 September 2021 | 09:46:38 WIB