Jumat, 10 Safar 1443 H | 17 September 2021

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menjelaskan, Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih terjadi di belahan dunia, membuat sektor pariwisata terkena dampaknya, termasuk di Riau. 

Dengan adanya wabah ini, tidak kurang dari 138 event pariwisata di Riau batal digelar karena terdampak Pandemi Covid-19. 

"Sebanyak138 event pariwisata di Riau tiap tahun terhenti akibat Covid-19 dan kita tidak tau sampai kapan pandemi ini akan berakhir," katanya, Kamis (3/6/2021). 

Event pariwisata yang batal digelar tersebut tidak hanya event denga skala lokal maupun nasional saja, namun ada banyak event pariwisata berskala internasional yang juga batal digelar akibat Pandemi Covid-19. 

"Banyak event bertaraf internasional, seperti tour de Siak yang terhenti sejak 2020 sejak ada pandemi Covid-19. Kemudian di tahun 2020 kita bekerjasama dengan Polda Riau juga akan menggelar jugle run, maraton di dalam hutan, banyak peserta yang menyatakan ikut, lebih 300 peserta, bahkan banyak juga yang dari mancanegara, terutama dari jepang. Namun karena Pandemi kegiatan itu tidak bisa kita laksanakan," katanya.

Akibat badai Covid-19 yang belum tau kapan akan berakhir ini, Riau praktis hanya bisa berharap dari kunjungan wisatawan lokal saja. Sebab saat ini Riau belum menerima kunjungan wisatawan asing. Termasuk dari Malaysia dan Singapore.

"Jadi turis domestik lah yang saat ini bisa kita harapkan untuk bisa menikmati wisata di Riau baik wisata alam, budaya dan wisata religi yang ada di Riau," kata Gubri Syamsuar . (Mediacenter Riau/sa)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Pekanbaru dan Dumai Terima Penghargaan TPID Award 2021

Kamis, 16 September 2021 | 14:41:57 WIB