Kamis, 20 Zulhijjah 1442 H | 29 Juli 2021
Ilustrasi kedatangan vaksin COVID-19 di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta

PEKANBARU - Indonesia secara resmi kembali menerima sebanyak 1 juta dosis vaksin Sinopharm. Kedatangan ini menambahkan jumlah vaksin Sinopharm yang diterima Indonesia hingga mencapai 2 juta dosis. Vaksin ini akan digunakan untuk memperlancar vaksinasi Gotong Royong. 

"Diharapkan kedatangan vaksin Sinopharm ini dapat mendukung kelancaran program vaksin Gotong Royong di Indonesia," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku yang disiarkan dan dapat diakses melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/6/2021).

Terkait herd immunity (kekebalan komunitas) dari program vaksinasi, pemerintah optimistis mencapai target yang ditetapkan. Contohnya seperti pencapaian DKI Jakarta yang telah mencapai 61,93% untuk pemberian dosis kedua. Herd immunity ini dapat tercapai setidaknya jika 70% populasi sudah divaksinasi. 

Dalam keterbukaan informasi program vaksinasi, pemerintah telah menyiapkan saluran resmi bagi masyarakat untuk mengikuti perkembangan program vaksinasi dengan mengunjungi alamat: www.vaksin.kemkes.go.id.

Disamping itu, dalam menangkal hoax (berita bohong), pemerintah terus bekerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama serta pemangku kepentingan lainnya dalam mensosialisasikan pentingnya vaksin. Dalam kegiatan sosialisasi, pemerintah selalu menginformasikan perkembangan terbaru dari program vaksinasi.

"Masyarakat juga perlu memastikan kebenaran informasi yang diterima terkait vaksinasi. Caranya dengan memeriksa ke sumber-sumber terpecaya atau bertanya kepada ahlinya," tambah Wiku ketika menjawab pertanyaan media. 

(Mediacenter Riau/pr)

Video

Gubernur Riau Serahkan Bantuan Beras PPKM Secara Simbolis di Kota Pekanbaru

Semarak Takbir Pemerintah Provinsi Riau

Gubernur Riau Bagikan Bantuan PPKM 2021 Door To Door Di Kelurahan Cinta Raja

Berita Terkait

Berikut 3 Strategi KPK dan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:44:22 WIB