Selasa, 17 Rajab 1444 H | 07 Februari 2023
Ketua Komnas PA Riau: Faktor Keluarga Salah Satu Faktor Orang Jadi Pecandu Narkoba 

PEKANBARU - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas-PA) Provinsi Riau, Dewi Arisanty menyampaikan bahwa seseorang bisa menjadi pecandu narkoba karena banyak faktor, termasuk keluarga. 

Ia menjelaskan, beberapa faktor keluarga yang dimaksud adalah seperti keadaan dan kondisi keluarga, dimana keharmonisan keluarga ikut menentukan mudahnya seseorang  terkena narkoba atau tidak. Keluarga yang kurang harmonis, baik  
antara suami-istri, orang tua-anak, serta anggota keluarga yang lain, sangat memudahkan anggotanya terpikat oleh narkoba. 

"Untuk pencegahannya, ciptakan kehidupan keluarga yang harmonis," ucapnya, dalam webinar cegah narkoba sejak dini di lingkungan keluarga yang diselenggarakan oleh Forum Pengembangan Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Muda Riau (FPKIGMR), Jumat (18/6/21).

Faktor lainnya menurut Dewi yakni kurang perhatian. Jelasnya, perhatian tidak cukup hanya dalam bentuk materi saja, tetapi perlu empati. Untuk pencegahan kasus ini perlu bina perhatian dan kepedulian antar  
anggota keluarga.

Ia mengatakan, kurangnya komunikasi antar keluarga juga menjadi salah satu faktor anak terjerat kasus narkoba. Hal ini menyebabkan anggota keluarga mencari orang lain yang bukan keluarga untuk melepaskan segala permasalahan yang dialaminya.

"Untuk pencegahan, perbaiki komunikasi dalam keluarga," sebutnya.

Ketua Komnas PA Riau ini mengungkapkan, faktor keluarga lainnya adalah kurang kesatuan. Kurangnya kesatuan dalam keluarga membuat ikatan keluarga menjadi longgar. Dengan demikian, masing-masing anggota keluarga akan mencari pelampiasan di tempat lain.

Selanjutnya adalah kurang pengawasan, salah satu anggota keluarga yang menjadi pecandu narkoba bisa menulari anggota keluarga yang lain. Maka untuk pencegahannya, segera obati penderita kecanduan dan kirim ke tempat rehabilitasi. 

Dewi menyebutkan, sebagai unit terkecil dalam struktur masyarakat, peran keluarga  memiliki posisi penting dalam pembentukan karakter, etika dan penanaman nilai-nilai bagi setiap anggotanya untuk mengimbangi pengaruh kuat teman sebaya terhadap perilaku remaja terutama dalam pencegahan peredaran narkotika.

"Peran keluarga sangat penting bagi setiap anggota keluarga yang menghadapi suatu masalah. Dukungan keluarga terhadap anggotanya yang terjerat narkoba sangat besar pengaruhnya dalam penyembuhan," ucapnya.

(Mediacenter Riau/dw)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Conselor University Melaka Kunjungi Riau, Ini Tujuannya

Rabu, 01 Februari 2023 | 12:01:46 WIB

Gubernur Syamsuar Komitmen Selesaikan Masalah Tanah di Riau

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:28:52 WIB

Gubernur Syamsuar Harap IKBR Bisa Bantu Program Pemerintah

Selasa, 31 Januari 2023 | 13:00:43 WIB

Simak Prakiraan Cuaca Hari Ini untuk Wilayah Riau

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:49:28 WIB

Gubri Syamsuar: LLPN Diharapkan Jaga Marwah Riau

Sabtu, 28 Januari 2023 | 15:47:03 WIB

MTQ Tingkat Kelurahan Bambu Kuning, Ini Pesan Wagubri

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:28:56 WIB