Ahad, 12 Safar 1443 H | 19 September 2021
4 Nakes Pinere RSUD Rohul Terpapar COVID-19

ROHUL - Kasus Tenaga Kesehatan (Nakes) terpapar COVID-19 di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus bertambah. Terbaru, 4 perawat yang bertugas di Ruang Penyakit Infeksi New Emerging dan Re Emerging (PINERE) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul dinyatakan Terkonfirmasi COVID-19. 

Informasi adanya tenaga kesehatan RSUD Rohul terpapar COVID-19 dibenarkan Direktur RSUD Rohul dr. Novil Raykel, Sabtu (26/6/2021). Keempat Perawat Pinere tersebut saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Iya benar, memang ada 4 Perawat kita yang terkonfirmasi COVID-19. Namun dikarenakan mereka sudah menjalani vaksinasi kita bersyukur perawat yang terpapar tersebut hanya mengalami gejala ringan," ujar dr. Novil Raykel. 

Meski 4 orang perawatnya terpapar COVID-19, namun dirinya memastikan RSUD Rohul tetap melayani pasien COVID-19. Untuk menambal kekurangan perawat karena adanya perawat yang terpapar covid, pihaknya sudah menempatkan beberapa perawat dari bagian lain ke ruang Pinere. 

"Jadi ada beberapa perawat dari ruangan lain yang kita geser ke Pinere untuk menggantikan perawat yang terpapar covid. Cuma konsekuensinya menganggu pelayanan lain tapi mau tidak mau harus kita lakukan," jelasnya.

Penularan COVID-19 di RSUD Rohul tergolong cukup tinggi.  Saat ini saja di RSUD Rohul saja tercatat 10 orang dokter dan 15 orang perawat sudah pernah terpapar COVID-19, dimana 1 dokter diantaranya meninggal dunia. 

Meski demikian Novil mengakui Vaksinasi COVID-19 sangat berpengaruh mengatasi kerentanan Nakes di RSUD Rohul tertular COVID-19, dimana sebagian besar kasus yang terjadi umumnya sebelum vaksinasi ditambah lagi gejala yang ditimbulkan jauh lebih ringan.

Terlepas dari itu, Novil menyatakan masih adanya tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 menjadi kode keras bagi Satgas Covid-19 untuk lebih memaksimalkan penanganan Covid-19 di hulu sehingga kasus di hilir bisa ditekan semaksimal mungkin. 

"Sebaik dan secanggih apapun pelayanan dan alat kesehatan di rumah sakit, jika penanganan di hulu tidak maksimal akan percuma, Rumah Sakit tetap akan kewalahan menangani pasien," ujar dr. Novil Raykel. 

Peningkatan penyadaran masyarakat dalam disiplin menerapkan protokol kesehatan juga harus maksimal dilakukan sehingga menurunkan potensi penularan yang berujung pada meningkatnya pasien yang di rawat di Rumah Sakit. 

Adanya Nakes yang terpapar COVID-19 harus jadi pelajaran bagi masyarakat bahwa COVID-19 bisa menular ke siapa saja meskipun ke tenaga kesehatan yang memang sudah memiliki basic pengetahuan pencegahan virus tersebut.

"Masyarakat harus disadarkan bahwa situasi kita saat ini bagaikan berjalan di atas ranjau peledak. Kita tak tahu terkena virus ini dimana dan ditularkan oleh siapa. Cara yang efeketif adalah tetap terapkan protokol kesehatan secara disiplin terutama memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan pastikan selalu mencuci tangan setelah berkegiatan," tandasnya. 

 

(Mediacenter Riau/yan)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

BKSDA Riau Evakuasi Siamang dari Pasutri di Rohul

Kamis, 29 Juli 2021 | 13:18:20 WIB

4 Nakes Pinere RSUD Rohul Terpapar COVID-19

Ahad, 27 Juni 2021 | 11:11:07 WIB

Warga Rokan Hulu Antusias Ikuti Vaksinasi Massal

Ahad, 27 Juni 2021 | 10:43:55 WIB

SK Pj Bupati Rohul Masih Diproses di Kemendagri

Senin, 17 Mei 2021 | 14:38:17 WIB