Ahad, 12 Safar 1443 H | 19 September 2021
Petugas BPBD di lokasi karhutla Bukit Suligi, Rokan Hulu, Riau.

ROHUL - Upaya Pemadaman   Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi di Dusun Kumain, Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, terus dilakukan tim Gabungan TNI-Polri dan BPBD. 

Hari ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, menurunkan 1 unit Helikopter untuk melakukan pemadaman melalui udara (Water Boombing) di lokasi kejadian, Kamis (22/7/2021) .

Upaya pemadaman Karhutla di Hutan Lindung Bukit Suligi melalui water Bombinng dimulai sekitar pukul 7.00 Wib Pagi. dalam kegiatan tersebut Helikopter mengambil air dari sebuah danau yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi kejadian.

Sebelumnya, upaya pemadaman karhutla di Hutan Lindung Bukit Suligi terkendala sulitnya akses menuju tempat kejadian serta tidak adanya sumber air.  Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD serta masyarakat setempat hanya bisa melakukan pemadaman secara manual sejak selasa malam.  

Kapolres Rokan Hulu AKBP Taufik Lukman Nurhidayat mengatakan, upaya water bombing sangat efektif dalam mengendalikan kebakaran di hutan lindung bukit suligi. saat ini Api sudah dapat dipadamkan.

"Saat ini kebakaran di Hutan Lindung Bukit Suligi sudah dapat dipadamkan. Namun, Water Bombing terus dilakukan guna mendinginkan bekas kebakaran untuk memastikan api padam dan tidak membesar lagi," ujar Kapolres, Kamis (22/7/2021).

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Personel kepolisian dibantu TNI, BPBD dan juga Masyarakat Peduli Api juga terus di siagakan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak adalagi api-api kecil yang dapat memicu kebakaran yang lebih besar.

3 Terduga Pelaku Pembakaran Diamankan

Selain Fokus melakukan pemadaman kebakaran di Hutan Lindung Bukit Suligi, Kepolisian Resort Rokan Hulu juga terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran hutan dan lahan di hutan lindung Bukit Suligi.

Tidak Butuh Waktu Lama, Satreskrim Polres Rohul telah mengamankan 3 orang yang di duga sebagai pelaku pembakaran lahan. ke 3 orang terduga pelaku tersebut saat ini sudah di amankan di Makopolres Rohul untuk di mintai keterangan.

"Dari hasil penyelidikan di TKP, 3 orang sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. saat ini kami belum menetapkan tersangka " ujar Kapolres.

Kapolres menyatakan, rencananya hari ini, Kamis (22/7/2021) penyidik akan melakukan gelar perkara terhadap kasus ini. Hasil gelar perkara tersebut akan menentukan kasus ini bisa ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

"Nanti akan kita sampaikan ke media hasilnya. Tentunya setelah mengkaji peran mereka serta alat bukti dan hasil olah TKP yang dilakukan penyidik. Jika terpenuhi dan sah, kasus ini bisa kita tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan," ujarnya.

Kapolres menerangkan, dari hasil pemeriksaan sementara, 3 orang yang diamankan 1 orang diduga sebagai pemilik lahan dan 2 lainya pekerja.

"Namun,  belum bisa kita tingkatkan, sejauh mana peran dari masing-masing ke 3 orang tersebut, serta alat bukti dan hasil olah TKP. Hari ini kami sedang melaksanakan gelar perkara, dengan mengumpulkan beberapa alat bukti yang kiranya bisa mendukung terhadap proses penyedikan ini, sehingga nantinya bisa mmebuat terang terhadap siapa pelaku yang bertanggungjawab pembakaran Bukit Suligi," tegasnya.

(Mediacenter Riau/yan)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

BKSDA Riau Evakuasi Siamang dari Pasutri di Rohul

Kamis, 29 Juli 2021 | 13:18:20 WIB

4 Nakes Pinere RSUD Rohul Terpapar COVID-19

Ahad, 27 Juni 2021 | 11:11:07 WIB

Warga Rokan Hulu Antusias Ikuti Vaksinasi Massal

Ahad, 27 Juni 2021 | 10:43:55 WIB

SK Pj Bupati Rohul Masih Diproses di Kemendagri

Senin, 17 Mei 2021 | 14:38:17 WIB