Ahad, 12 Safar 1443 H | 19 September 2021
2.834 Proyek Investasi di Riau Serap 28.806 Tenaga Kerja
Ilustrasi: Kawasan Industri Dumai, Riau

PEKANBARU - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau mencatat penyerapan tenaga kerja dari investasi di Riau pada Semester I 2021, mencapai sebanyak 28.806 orang tenaga kerja Indonesia (TKI).

Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar mengatakan, jumlah penyerapan tenaga kerja dari bidang investasi itu merupakan hal yang positif bagi pertumbuhan ekonomi di Riau. Dimana, peningkatan investasi berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja. 

"Alhamdulillah penyerapan tenaga kerja dari investasi di Riau pada Semester I 2021, mencapai sebanyak 28.806 orang tenaga kerja Indonesia. 

Daerah yang paling banyak menyerap tenaga kerja dari PMDN dan PMA adalah Kota Dumai. Semoga pandemi ini segera berakhir, sehingga penyerapan tenaga kerja di Riau bisa lebih meningkat lagi," kata Gubernur Riau, Rabu (28/7/2021) di Pekanbaru. 

Terpisah, Kepala DPMPTSP Provinsi Riau, Helmi menyebutkan, penyerapan tenaga kerja terbanyak berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang sebesar 16.898 orang. Sementara, penyerapan tenaga kerja yang bersumber dari penanaman modal asing (PMA) sebanyak 11.908 orang.

Ia menjelaskan, daerah yang paling banyak menyerap tenaga kerja dari PMDN dan PMA adalah Kota Dumai, yaitu dari 224 proyek dengan nilai investasi Rp8.527.947.320.000 dapat menyerap 2.887 TKI dan 13 TKA.

"Dumai mendomasi 37 persen penyerapan tenaga kerja PMDN dan PMA per lokasi Januari-Juni 2021 di Riau," jelasnya.

Kemudian, Kabupaten Pelalawan dari 128 proyek dengan nilai investasi Rp3.725.461.380.000 dapat menyerap 5.698 TKI dan 35 TKA. Pekanbaru dari 1.078 proyek dengan nilai investasi Rp2.564.064.960.000 dapat menyerap 3.231 TKI.

Selanjutnya, Kampar dari 295 proyek dengan nilai investasi Rp2.226.346.540.000 dapat menyerap 4.024 TKI. Siak dari 169 proyek dengan nilai investasi Rp1.219.913.840.000 dapat menyerap 5.875 TKI dan 1 TKA.

Lalu, Bengkalis dari 330 proyek dengan nilai investasi Rp1.162.811.640.000 dapat menyerap 894 TKI. Indragiri Hilir (Inhil) dari 185 proyek dengan nilai investasi Rp1.154.829.220.000 dapat menyerap 3.080 TKI.

Selanjutnya, Rokan Hulu (Rohul) dari 107 proyek dengan nilai investasi Rp996.339.360.000 dapat menyerap 1.584 TKI. Indragiri Hulu (Inhu) dari 168 proyek dengan nilai investasi Rp721.039.360.000 dapat menyerap 1.049 TKI.

Lalu, Kuantan Singingi (Kuansing) dari 59 proyek dengan nilai investasi Rp598.530.600.000 dapat menyerap 268 TKI. Rokan Hilir (Rohil) dari 72 proyek dengan nilai investasi Rp179.203.400.000 dapat menyerap 189 TKI dan Kepulauan Meranti dari 19 proyek dengan nilai investasi Rp8.491.800.000 dapat menyerap 27 TKI.

"Adapun realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Riau pada periode Semester I atau Januari - Juni 2021 mencapai sebesar Rp23.085.520.000.000 atau Rp23,09 triliun dari 2.834 proyek. Dari proyek-proyek ini terserap 28.806 tenaga kerja. Sedangkan, TKA yang terpakai 49 orang," jelasnya.

(Mediacenter Riau/rat)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Besok, Leani Atlet Paralimpiade Tokyo Akan Diarak

Sabtu, 18 September 2021 | 17:49:38 WIB

Gubri Harap Prestasi Catur Riau Ke Depan Bisa Lebih Baik  

Sabtu, 18 September 2021 | 15:05:35 WIB

Gubri Hadiri Acara Pelantikan Pengprov Percasi Riau

Sabtu, 18 September 2021 | 14:49:36 WIB

Peran TNI dan Polri Sangat Penting Dalam Penanganan COVID-19

Jumat, 17 September 2021 | 21:26:25 WIB

APBD-P 2021 Riau Ditargetkan Akhir September Disahkan

Jumat, 17 September 2021 | 16:27:12 WIB

Siap-siap, KASN Izinkan Evaluasi Pejabat Pemprov Riau

Jumat, 17 September 2021 | 09:17:54 WIB

Tahun Ini DLHK Riau Bangun 100 Sekat Kanal di Tiga Daerah

Kamis, 16 September 2021 | 21:24:06 WIB