Jumat, 10 Safar 1443 H | 17 September 2021
Buka Rakorbangnas BMKG 2021, Ini Arahan Presiden RI Kepada BMKG

PEKANBARU - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan beberapa arahan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tahun 2021 secara virtual untuk menjadi perhatian banyak pihak, Kamis (29/7/21)

Adapun arahan Presiden tersebut yaitu, ia meminta layanan BMKG harus disertai dengan inovasi-inovasi yang mengikuti perkembangan teknologi terbaru, tingkatkan adaptasi teknologi untuk observasi analisis prediksi dan peringatan dini secara lebih cepat dan akurat agar lebih mampu meminimalkan resiko yang harus dihadapi jika terjadi bencana.

Selanjutnya, peringatan BMKG harus bisa dan harus digunakan sebagai rujukan dalam pengambilan keputusan pemerintah di berbagai sektor informasi, seperti kekeringan, cuaca ekstrem, gempa dan kualitas udara harus menjadi perhatian dan acuan bagi berbagai sektor dalam merancang kebijakan dan pembangunan.

"Kebijakan nasional dan daerah harus betul-betul sensitif dan antisipatif terhadap kerawanan bencana, karena itu saya minta agar sinergi dan kolaborasi antara BMKG dengan kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah harus terus diperkuat," katanya.

Jokowi juga menginstruksikan BMKG agar mampu memberikan layanan informasi yang akurat, yang dapat diperoleh dengan cepat dan mudah, sehingga informasi dan data dari BMKG tersebut bisa digunakan oleh kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah dalam merancang kebijakan dan merencanakan pembangunan.

Kemudian, ia juga meminta untuk meningkatkan terus kapasitas manajemen penanggulangan dan adaptasi bencana, terutama di tingkat daerah, dari tingkat kelurahan/desa hingga provinsi harus ada desain manajemen yang jelas yang melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat, sejak fase pra bencana tanggap darurat dan pasca bencana.

"Manajemen ini juga perlu disimulasikan dan dilatih, sehingga ketika terjadi bencana kita sudah sangat siap, langsung bekerja dengan cepat," sebutnya.

Ia melanjutkan, melakukan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat terutama masyarakat di wilayah rawan bencana dan ketangguhan masyarakat atas ancaman bencana perlu terus ditingkatkan.

Menurutnya, budaya kesiagaan harus melembaga dalam keseharian masyarakat dan manfaatkan juga kearifan lokal yang sudah ada dalam masyarakat untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana.

Karena itu, Presiden RI ini meminta BMKG bukan hanya menyampaikan informasi cuaca, iklim, gempa dan tsunami yang lebih cepat dan dengan jangkauan yang lebih luas pada masyarakat, tetapi bersinergi dengan BNPB untuk mengedukasi masyarakat bagaimana persiapan menghadapi bencana.

"Masyarakat juga perlu diedukasi untuk mencari dan memanfaatkan informasi yang benar dan sumbernya jelas agar tidak mudah percaya dengan berita bohong," tutupnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Tim Satgas Optimalisasi Kebijakan Aplikasi PeduliLindungi

Jumat, 17 September 2021 | 09:58:24 WIB

Inilah Aturan Pembatasan Pintu Masuk Internasional

Kamis, 16 September 2021 | 17:10:47 WIB

Inilah Tiga Strategi TNI Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

Selasa, 14 September 2021 | 17:39:38 WIB

Realisasi PEN Hingga 10 September 2021 Capai Rp377,5 triliun

Selasa, 14 September 2021 | 08:28:35 WIB

Cakupan Vaksinasi Jadi Indikator Penurunan Level PPKM

Selasa, 14 September 2021 | 08:18:17 WIB