Jumat, 17 Safar 1443 H | 24 September 2021
3 T Jadi Langkah Utama Penanganan COVID-19 di Lingkungan Perusahaan

PEKANBARU - Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian RI, Ignatius Warsito menyampaikan bahwa 3 T (testing, tracing dan treatment) menjadi langkah utama dalam penanganan penyebaran COVID-19 di lingkungan pabrik atau perusahaan.

"Melakukan 3 T dalam hal terhadap staf atau pekerja atau karyawan atau pegawai di lingkungan pabrik atau perusahaan yang terkonfirmasi COVID-19, dengan beberapa ketentuan," katanya dalam dialog interaktif penguatan dan pengawasan protokol kesehatan (prokes) di kawasan Industri di Provinsi Riau secara virtual, Jumat (30/7/21). 

Ia menerangkan, untuk testing dengan target positif kecil dari 10% terhadap suspek, yaitu mereka yang bergejala dan juga kontak erat. Untuk tracing perlu dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak per kasus terkonfirmasi. Jelasnya, karantina perlu dilakukan pada yang diidentifikasi sebagai kontak erat.

Ia mengungkapkan, setelah diidentifikasi kontak erat, harus segera diperiksa dan karantina perlu dijalankan. Jika hasil pemeriksaan positif, maka perlu perlu dilakukan isolasi dan jika hasil pemeriksaan negatif maka perlu dilanjutkan karantina.

"Karantina dilakukan selama lima hari, setelah itu pemeriksaan kembali dilakukan untuk melihat apakah virus terdeteksi setelah atau selama masa inkubasi jika hasil pemeriksaan kembali negatif maka staf/ pekerja/ karyawan/ pegawai dianggap selesai karantina," sebutnya.

Warsito menuturkan, pada 3 T berikutnya adalah treatment. Treatment perlu dilakukan dengan komprehensif sesuai dengan berat gejala. Hanya pekerja/karyawan/pegawai bergejala sedang, berat dan kritis yang perlu dirawat di rumah sakit.

"Isolasi perlu dilakukan dengan ketat untuk mencegah penularan," ucapnya.

Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian RI menyampaikan, upaya lain dalam penanganan COVID-19 di perusahaan adalah melakukan sterilisasi di area kerja dan area lain yang berhubungan dengan staf, pekerja, karyawan atau pegawai yang terkonfirmasi COVID-19.

"Menyediakan dan atau memfasilitasi isolasi mandiri yang diperuntukkan bagi staf yang konfirmasi COVID-19," sebutnya.

Ia menambahkan, penerapan protokol kesehatan untuk pekerja juga bisa dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu larangan kerja pekerja sakit, laporan riwayat perjalanan luar negeri, larangan berjabat tangan, dan penerapan protokol kesehatan di area pabrik yang mencakup 6 M.

"6 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mencegah kerumunan, menghindari makan bersama dan mengurangi pergerakan," ujar Warsito.

(Mediacenter Riau/ip)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Cegah Corona, Pemprov Riau Antisipasi Klaster Sekolah

Jumat, 24 September 2021 | 21:02:22 WIB

Wagubri Ajak Masyarakat Riau Jaga Program PEN Mangrove

Kamis, 23 September 2021 | 15:57:24 WIB

BIN Daerah Riau Kembali Vaksinasi Massal 11 Ribu Peserta

Kamis, 23 September 2021 | 13:38:28 WIB