Jumat, 17 Safar 1443 H | 24 September 2021
Bahas Bisnis Pengelolaan Limbah Sampah, Pj Sekdaprov Riau Terima Kunjungan Daechan Engineering & Construction

PEKANBARU - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Riau Masrul Kasmy terima kunjungan Daechan Engineering & Construction (E&C) guna membahas konsep bisnis mengenai alat pengelola limbah sampah menjadi energi terbarukan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas PMPTSP Lantai 2 Menara Lancang Kuning, Jumat (30/7/2021).

Daechan Engineering & Construction (E&C) CO Jungrok Seo dalam pertemuan tersebut menyampaikan pendekatan Daehan di Indonesia secara spesifik di Provinsi Riau tidak hanya mengolah sampah yang ada di masyarakat tapi juga mengolah sampah yang ada di TPA atau TPS. 

Ia menambahkan, pihaknya memiliki target agar bisa mengolah sampah dari kotak dan sampah yang ada di TPA tanpa menggunakan energi tambahan dari luar.

"Pendekatan ini juga telah di implementasikan di Provinsi Riau secara khusus di TPA Muara Fajar di Kota Pekanbaru, kami telah memasang mesin pilot atau mesin skala kecil dari pengolahan sampah yang berada di TPA maupun sampah diluar TPA," ungkap Jungrok Seo.

Pada kesempatan tersebut, Pj Sekdaprov Riau Masrul Kasmy menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov Riau) menyambut baik dengan adanya rencana kerjasama dengan Daehan E&C. Namun menurutnya pengelolaan limbah sampah menjadi energi terbarukan ini lebih tepatnya disampaikan ke Pemerintah Kota khususnya Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Kami menyambut baik dengan adanya kerjasama ini, alangkah baiknya kalau merealisasikan manajemen limbah pengelolaan sampah dan energi terbarukan itu dikoordinasikan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru," ujarnya. 

Sementara itu, setelah mendengar penjelasan dari Jungrok Seo, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Embiyarman menyampaikan bahwa pihaknya sangat tertarik tentang bagaimana pengelolaan sampah yang telah Daehan Engineering & Construction (E&C) lakukan diseluruh indonesia.

"Kami sangat tertarik sekali mengenai pengelolaan sampah, terutama sampah bisa diolah subsidi yang sama seperti subsidi batubara dengan 350 kalori," katanya. 

Penggunaan batubara di Provinsi Riau khusus untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya berjumlah 2000 - 4000 ton perharinya, dengan kilo kalori 4200 kilo kalori.

"Kalau seandainya memang ada pengelolaan lebih ditingkatkan lagi dari 3500 ini sangat - sangat menarik sekali untuk kita kelola di Provinsi Riau," tambahnya.

Pertemuan kerjasama ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan simbolis dari Provinsi Riau kepada pihak Daechan Engineering & Construction.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mamun Murod, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Eka Ariefyanto Putra, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Helmi D dan OPD - OPD terkait lainnya. 

(Mediacenter Riau/nb)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Cegah Corona, Pemprov Riau Antisipasi Klaster Sekolah

Jumat, 24 September 2021 | 21:02:22 WIB

Wagubri Ajak Masyarakat Riau Jaga Program PEN Mangrove

Kamis, 23 September 2021 | 15:57:24 WIB

BIN Daerah Riau Kembali Vaksinasi Massal 11 Ribu Peserta

Kamis, 23 September 2021 | 13:38:28 WIB