Selasa, 17 Rajab 1444 H | 07 Februari 2023
Ilustrasi

PEKANBARU - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menjelaskan makna mengenai merdeka dari virus SARS-CoV-2. Merdeka yang dimaksud ialah hidup aman di tengah gempuran penularan virus corona. 

"Merdeka bukan diartikan sebagai lepas seutuhnya dari COVID-19. Namun, mencapai kehidupan normal baru demi menuju masyarakat produktif yang aman COVID-19," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito melalui konferensi televideo, Selasa, 17 Agustus 2021.

Menurut Wiku, terdapat tiga modal utama untuk mencapai tujuan merdeka tersebut. Pertama, modal kepatuhan protokol kesehatan (prokes).

Kepatuhan prokes tak bisa dilepaskan dari pencegahan penularan COVID-19. Cara efektif dan paling mudah yaitu memakai masker dan menjaga jarak.

"Pencegahan penularan COVID-19 harus dilakukan secara disiplin dan terus menerus untuk mencapai kehidupan produktif yang aman COVID-19," ujar Wiku.

Wiku menuturkan masih ada desa atau kelurahan dengan kedisiplinan prokes rendah. Sebanyak 25,59 persen desa atau kelurahan tingkat kepatuhan memakai masker masih rendah. Sedangkan, 26,21 persen desa atau kelurahan kepatuhan menjaga jaraknya rendah.

"Data kepatuhan ini juga belum sepenuhnya menggambarkan kondisi di lapangan. Karena dari 34 provinsi hanya 4 provinsi yang lebih dari 50 persen desa atau kelurahannya yang melaporkan kepatuhan protokol kesehatan," terang Wiku.

Modal kedua adalah penguatan kebijakan dan koordinasi. Posko, ujar Wiku, menjadi tombak pengawasan dan pelaporan kepatuhan protokol kesehatan serta penanganan dini dari penularan COVID-19.

Modal ketiga yakni kesiapan fasilitas kesehatan serta lokasi penanganan pasien isolasi. Wiku mengatakan saat ini kapasitas fasilitas kesehatan bertambah dan lebih baik dibandingkan dengan awal pandemi.

Wiku meyakini melalui ketiga modal yang dilaksanakan secara disiplin dan konsisten maka titik merdeka dari covid-19 bukan hal tak mungkin. Seluruh aktivitas masyarakat bisa berjalan tanpa khawatir situasi krisis akibat pandemi COVID-19.

"Bukan tidak mungkin kita akan mencapai titik dimana kita merdeka COVID-19 yaitu merdeka untuk melakukan aktivitas dan produktif seperti sedia kala, dengan tetap aman dari bahaya tertular COVID-19," ujar Wiku.

(Mediacenter Riau/pr)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Presiden Jokowi Minta OJK Dukung Program Hilirisasi

Senin, 06 Februari 2023 | 16:15:34 WIB

Peduli Ekonomi Desa, Gubernur Syamsuar Terima Penghargaan

Kamis, 02 Februari 2023 | 22:38:12 WIB

Waspada, 4 Masalah Gizi Ini Berisiko Anak Jadi Stunting

Ahad, 29 Januari 2023 | 12:21:58 WIB

Prevalensi Stunting Turun, Namun Harus Tetap Waspada

Jumat, 27 Januari 2023 | 20:20:46 WIB

Yuk Cegah Stunting pada Anak dengan Protein Hewani

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:47:30 WIB

Presiden Apresiasi Kerja Keras Jajaran Tangani Pandemi

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:59:50 WIB

Presiden Tegaskan Biaya Haji Tahun 2023 Masih Dikaji

Selasa, 24 Januari 2023 | 15:54:08 WIB

Berikut Mekanisme Pelaksanaan Rekruitmen Komcad 2023

Jumat, 20 Januari 2023 | 17:42:06 WIB

Menag Usulkan Ongkos Haji Rp69,1 Juta

Jumat, 20 Januari 2023 | 12:11:10 WIB