Sabtu, 17 Rabiul Awwal 1443 H | 23 Oktober 2021
Sejarah Baru Riau Dalam 10 Tahun Terakhir, Nilai Ekspor Tembus Angka $ US 2 M Lebih

PEKANBARU- Pertama dalam sejarah selama 10 tahun terakhir ini, bahwa nilai eksport Riau tembus pada angka angka $ US 2,2 Miliar. 

"Sesuai laporan dari Kepala BPS Riau kepada saya, nilai eksport Riau tembus pada angka angka $ US 2, 2 miliar. Dan ini menjadi catatan sejarah baru di Provinsi Riau dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini yang tak pernah menembus angka tersebut," kata Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si, Rabu (14/9/2021).

Tak hanya itu yang membanggakan, sesuai laporan BPS kepada orang nomor satu di Bumi Langcang Kuning ini, untuk eksport non migas juga pertama kali dalam sejarah menembus angka $US 2 M. 

"Alhamdulillah, semoga kondisi perdagangan ini terus meningkat. Sehingga kita hanya memberi kontribusi bagi daerah tapi juga berkontribusi secara nasional," ungkap Syamsuar.

Naiknya nilai ekspor Riau ini, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Misfaruddin,berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada bulan Agustus 2021sebesar 47,31 persen atau $ US 2,2 miliar jikad ibanding ekspor bulan Juli 2021 sebesar US$ 1,49 miliar.

Misfaruddin juga mengatakan, kenaikan ini disebabkan oleh naiknya ekspor non migas sebesar 61,98 persen, meskipun ekspor migas mengalami penurunan sebesar 55,87 persen.

Lalu, Ekspor non migas dari US$ 1,31 miliar pada bulan Juli 2021 naik menjadi US$ 2,11 miliar pada bulan Agustus 2021. Sebaliknya ekspor migas dari US$ 185,48 juta pada bulan Juli 2021 turun menjadi US$ 81,84 juta pada bulan Agustus 2021.

"Nilai ekspor Riau Agustus 2021 sebesar US$ 2,20 miliar, mengalami kenaikan 47,31 persen dibanding ekspor Juli 2021. Demikian juga ekspor non migas Agustus 2021 sebesar US$ 2,11 miliar, mengalami kenaikan sebesar 61,98 persen dibanding ekspor non migas Juli 2021. Kontribusi seluruh ekspor Riau terhadap nasional sebesar 10,25 persen," kata Misfaruddin.

Selama Januari-Agustus 2021, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 53,20 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya ekspor migas dan ekspor non migas masing-masing sebesar 438,90 persen dan sebesar 41,05 persen. 

"Kenaikan ekspor migas disebabkan oleh naiknya ekspor minyak mentah dan ekspor industri pengolahan hasil minyak masing-masing sebesar 2.277,53 persen dan sebesar 25,17 persen," jelasnya.

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

Komisi Informasi Kunjungi Kanwil Kemenkumham Riau

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:09:18 WIB

PTM Terbatas, Sehari Dianjurkan Satu Sesi Pertemuan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:46:38 WIB

Pemprov Riau dan Pemkab Kuansing Bahas Porprov X 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:25:00 WIB