Sabtu, 17 Rabiul Awwal 1443 H | 23 Oktober 2021

PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sebagai Kepala BNPP meresmikan pencanganan pojok baca digital (Pocadi) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sekaligus melakukan peluncuran buku "Inovasi Sains Untuk Pembangunan Perbatasan Indonesia" dalam kerjasama dengan Forum Peruguran Tinggi Untuk Perbatasan Negara (Foperta) dan pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).

"Dengan resminya Pocadi, Buku Fopertas dan GNSTA ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik - baiknya oleh seluruh pihak," ujarnya dalam kegiatan HUT BNPP ke-11 yang berlangsung secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Tito berharap dengan telah disediakannya bahan bacaan seperti pojok baca digital (Pocadi) pada setiap Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBN), dapat memacu minat masyarakat seperti masyarakat perbatasan dalam hal membaca.

"Semoga dengan adanya Pocadi pada pada setiap pos lintas batas negara terpadu ini bisa memacu minat masyarakat perbatasan dalam hal membaca juga dapat meningkatkan literasi baca tulis atau digital," harapnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada seluruh pihak terkait untuk dapat terus mendukung pihaknya terkait kebijakan dalam pembangunan perbatasan di indonesia ini dengan harapan indonesia dapat terus berkembang sehingga mampu menjangkau desa-desa di pelosok wilayah perbatasan.

Pihaknya menambahkan melalui kerjasama dengan Forum Peruguran Tinggi Untuk Perbatasan Negara (Fopertas) menghasilkan terobosan buku "Inovasi Sains Untuk Pembangunan Perbatasan Indonesia". Dimana buku ini merupakan salah satu sumber pengetahuan dari kerjasama sebagai wujud kolaborasi pentahelix dalam pengelolaan perbatasan negara.

"Untuk itu, dengan kerjasama ini diharapkan dapat melahirkan inovasi-inovasi baru untuk pembangunan perbatasan indonesia dalam rangka mendorong pemberdayaan masyarakat perbatasan sehingga daerah perbatasan bisa menjadi titik ekonomi baru bagi bangsa dan negara," ungkap Tito.

Tito menuturkan bahwa melalui kolaborasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ini akan dimulai dengan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) perbatasan negara sehingga dokumen-dokumen tersebut dapat diimplementasikan kepada pengarsipan secara sistematis dengan menggunakan digitalisasi.

Pihaknya berpesan agar semua kegiatan perbatasan yang menghasilkan dokumen penting bernilai kearsipan ini harus dijaga dengan baik dan benar.

"Dokumen perundingan dan kesepakatan batas negara, titik referensi dan titik batas negara merupakan dokumen penting yang harus dijaga dan dirawat untuk kedaulatan negara dan sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi seluruh pihak dan generasi generasi selanjutnya," tutupnya.

(Mediacenter Riau/nb)

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

Pemerintah Terus Cukupi Kebutuhan Vaksin di Dalam Negeri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:49:56 WIB

Mengulik Tentang Herd Immunity COVID-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:35:26 WIB

Presiden Dorong Daerah Tingkatkan Volume Ekspor

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:30:03 WIB

Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Remaja selama Pandemi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:05:40 WIB