Sabtu, 17 Rabiul Awwal 1443 H | 23 Oktober 2021
Dibimbing BRGM, Petani di Riau Sukses Olah Lahan Gambut Tanpa bakar
Petani Gambut di Desa Buantan Lestari, Bunga Raya, Siak, Riau

PEKANBARU - Mengolah lahan gambut pastinya bukanlah hal mudah, itulah yang dirasakan Badri, Petani Gambut di Desa Buantan Lestari, Bunga Raya, Siak, Riau.

Badri tak menampik, jika sebelumnya warga memang membakar lahan untuk bertani. Namun setelah adanya pelatihan dari Sekolah Lapang Petani Gambut (SLPG) binaan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), sebelumnya BRG, dirinya merasakan betul perbedaan manfaat secara signifikan. 

“Alhamdulillah setelah diaplikasikan dari pelatihan sangat memuaskan, diajarkan perlunya bakteri, unsur hara dan membuat pestisida nabati, itu sangat membantu meminimalkan pengeluaran untuk bertani,” ungkapnya. 

Pupuk cair organik buatannya pun mampu membuat lahan pertaniannya tumbuh subur dengan hasil panen yang sangat memuaskan. 

“Untuk sayuran sawi kemarin saya berhasil panen tiga kuintal sawi. Sementara untuk saat menanam padi saya sempat berhasil panen 7-8 ton. Perbandingan pupuk jauh banget ya,  saya pakai organik, hama waktu itu banyak, tapi alhamdulillah punya saya bertahan hingga panen,” pungkas Badri. 

Petani di desanya, kata Badri, sudah tidak ada lagi yang berani membakar lahan. Selain memang ada sanksi yang tegas dari pemerintah, dampak buruk yang ditimbulkan juga sangat berdampak pada kehidupan masyarakat. 

“Buat para petani gambut di pedesaan, usahakan jangan mengolah lahan dengan cara membakar karena bisa merusak struktur tanah, salah satunya mikroba dan bakteri di lahan itu sendiri, apalagi di lahan gambut itu bakteri atau mikroba sangat tipis, jadi ketika dibakar banyak yang mati. Abu bekas pembakaran juga bisa merusak,” imbau Badri. 

Kader SLPG asal Riau itu juga menyebarkan ilmunya kepada para petani dan sekolah maupun pesantren agar mereka bisa menjadi regenerasi petani gambut. 

“Kegiatan ini sangat positif dan membantu masyarakat, khususnya petani muda untuk menjadi generasi penerus. Hidup di lahan gambut itu harus bangga karena kita orang-orang terpilih. Terimakasih untuk BRGM terhadap dukungannya kepada petani gambut,” ujar Badri.

(Mediacenter Riau/mtr)

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

49 Sekolah di Riau Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata

Rabu, 06 Oktober 2021 | 11:39:58 WIB

Polsek Koto Gasib Vaksin 520 Warga

Kamis, 30 September 2021 | 08:50:10 WIB

Selesai Diperbaiki, Jembatan Maredan Siak Bisa Dilintasi

Selasa, 28 September 2021 | 20:11:59 WIB

Kota Siak Sri Indrapura Miliki Pusat Kuliner di Tepi Sungai

Ahad, 19 September 2021 | 10:16:23 WIB