Ahad, 18 Rabiul Awwal 1443 H | 24 Oktober 2021
Inilah Aplikasi Antisipasi Gelombang Tiga COVID-19 Polda Riau
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi

PEKANBARU - Melalui penerapan inovasi teknologi berupa aplikasi yang diberi nama Bersama Selamatkan Riau. Polda Riau sudah melakukan antisipasi terjadinya gelombang III lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia. 

Aplikasi ini mengintegrasikan informasi dari Satgas COVID-19 tingkat pusat, Provinsi Riau. Hingga kabupaten dan kota di bumi Lancang Kuning ke dalam satu sistem aplikasi tersebut. 

Hal ini tak terlepas dari pengalaman penanganan selama 2 tahun COVID-19 di Riau. Kemudian, fluktuasi kasus ditentukan akibat lemahnya penerapan prokes, dan penanganan pasien terkonfirmasi pasien C-19. 

"Satgas COVID-19 Pusat memprediksi Indonesia akan mengalami gelombang ketiga terjadi saat perayaan Natal bersamaan dengan libur tahun baru. Jangan sampai kedodoran dalam penanganannya, maka Polda Riau luncurkan inovasi teknologi berupa aplikasi Bersama Selamatkan Riau," jelas Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Senin (27/9/2021). 

Kapolda Irjen Pol Agung Setya menjelaskan, sejak awal pandemi menerjang Riau, Maret 2020 silam, Polda Riau sudah menawarkan kepada Pemda. Akhirnya Polda Riau membuat inovasi teknologi sendiri dalam bentuk aplikasi Bersama Selamatkan Riau. 

Mekanisme penerapan aplikasi ini dimulai dari hilir usai diumumkannya informasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Satgas di tingkat Pusat hingga Riau. Informasi itu kemudian dilakukan pengolahan data yang diperoleh tersebut. 

"Usai diumumkan siapa saja terkonfirmasi positif COVID-19, maka sebanyak 1.483 pelacak (tracer) yang merupakan anggota polisi di kelurahan dan kecamatan bekerja melakukan verifikasi. Sehingga data diperoleh benar-benar valid," jelas Irjen Pol Agung Setya. 

Ia menjelaskan, anggota polisi di kelurahan dan kecamatan langsung mendatangi rumah atau tempat tinggal pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Ribuan tracer itu dengan protokol kesehatan (Prokes) memverifikasi secara tatap muka pasien guna mengidentifikasi serta mengetahui seperti apa keluhan warga tersebut. 

Dari sini, jelasnya, semua apa diperoleh kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi Bersama Selamatkan Riau. Di antara yang diisi adalah status pasien, hasil tes, dan pemeriksaan penunjang. 

Kemudian, tanggal pemeriksaan terkonfirmasi, hasil laboratorium, alasan, catatan rekomendasi, serta foto saat dilakukan verifikasi. Termasuk nama tracer, nomor teleponnya serta tanggal dilakukan tracing. 

"Aplikasi ini sudah jalan di Polda Riau. Hasilnya, para tracer di lapangan bahkan ada yang datang membawa nakes untuk langsung melakukan swab test kepada keluarga pasien tersebut. Para tracer dengan Nakes saling terhubung di aplikasi ini, sehingga memudahkan penanganannya," jelas jenderal bintang 2 tersebut. 

Dari aplikasi diperlihatkan tersebut, usai tracer mengisi di Bersama Selamatkan Riau, muncul notifikasi atau pemberitahuan ke 900 tenaga kesehatan. 

Para nakes terdiri dari dokter Puskesmas serta nakes yang ditunjuk oleh Kepala Puskesmas. Nakes kemudian menindaklanjuti laporan dari polisi yang bertugas sebagai tracer di lapangan. 

Nakes akan mengisi data terkait pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dengan menekan nama bersangkutan di aplikasi Bersama Selamatkan Riau. 

Aplikasi ini akan memuat tingkat gejala apakah ringan, sedang maupun berat, penyakit penyerta, catatan berupa kontak eratnya dengan siapa. 

Kemudian, juga mencantumkan rekomendasi penanganan apakan isolasi mandiri di rumah, isoter di tempat telah disiapkan pemerintah atau dirujuk langsung ke rumah sakit. 

Tak hanya itu, Nakes juga akan mengisi berapa saturasi oksigen. Termasuk paket obat-obatan direkomendasi untuk diminum pasien serta nama Nakes dan tanggal rekomendasi. 

"Usai Nakes mengisi aplikasi dari para tracer, kemudian muncul notifikasi atau pemberitahuan ke tracer semula. Dari sini, tracer kemudian mengambil resep paket obat-obatan direkomendasikan ke apotek Puskesmas terdekat," pungkasnya

(Mediacenter Riau/asn)

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

Realisasi Dana Desa di Riau Capai Rp974,04 Miliar

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:40:58 WIB

244 Pelamar PPPK Pemprov Riau Ikuti Seleksi Kompetensi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:54:08 WIB

Seleksi Kompetensi PPPK Pemprov Riau Dimulai

Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:35:07 WIB

Gubernur Riau Siap Dorong Pembangunan Desa Wisata

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:04:39 WIB

10 Kabupaten di Riau PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:18:34 WIB

Ini Sebab Harga Sawit Pecah Rekor, Petani wajib baca

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:13:51 WIB

Harga CPO Naik Tajam, Harga Sawit Riau Moncer Terus

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:08:41 WIB