Sabtu, 22 Rabiul Akhir 1443 H | 27 November 2021
15 Mesin Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan Polisi di Kuansing Riau
15 Mesin Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan Polisi di Kuansing Riau

PEKANBARU - 15 belas mesin tambang emas ilegal di musnahkan Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Rabu (29/9). 

Operasi penambangan emas tanpa izin (PETI) kembali digelar Polres Kuansing di di wilayah Cerenti dan Inuman. Setelah adanya laporan dari warga setempat. 

"Kami mendapati laporan dari masyarakat setempat bahwa masih ada aktivitas PETI di lokasi yang cukup jauh. Lokasinya itu di wilayah Desa Ketaping Jaya, Inuman," kata Rendra, Kamis (30/9/2021).

Di lokasi itu selama ini, imbuh Rendra, belum pernah tersentuh kegiatan patroli. Salah satu faktorya karena lokasi cukup jauh dan butuh waktu 1,5 jam untuk bisa sampai lokasi dengan kendaraan roda 2.

"Selama ini belum pernah tersentuh giat patroli mengingat lokasinya sangat jauh. Kalau dari Mapolsek naik motor itu bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam," katanya.

Petugas tiba di lokasi pukul 16.30 Wib dan melihat hamparan luas akibat tambang emas ilegal. Di lokasi ditemukan ada 15 mesin rakitan untuk menambang emas.

Namun Rendra menyampaikan, para pelaku tambang emas kabur saat mengetahui kedatangan petugas. Sebab, lokasinya yang jauh dan sulit diakses buat pelaku dengan mudah mengendus kedatangan petugas.

"Ada 15 mesin dompeng diduga sebagai alat melakukan aktifitas PETI. Di mana 6 mesin di antaranya masih beroperasi dan ada 9 mesin tak beroperasi dan langsung dimusnahkan," kata Rendra. 

[Pelaku] kabur, situasinya di hamparan terbuka, anggota sedang di jalan sudah termonitor. Susah memang mereka juga selalu pasang mata-mata," ujar Rendra. 

Terkait beredarnya kabar PETI didekingi oknum aparat, Rendra memastikan tidak ada. Namun, ia akan menindak tegas jika ada anak buahnya terlibat tambang emas ilegal.

"[Didekingi aparat] Itu hanya asumsi warga sebagai alasan pembenar saja. Aparat kepolisian selalu berantas PETI dan melakukan penindakan atas pelanggaran pidana PETI. Jika oknum polisi terlibat Pasti kita tindak," tegas Rendra.

(Mediacenter Riau/asn)

Info Lainnya

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

BIN Riau Vaksin Ribuan Warga Rohul dan Kuansing

Senin, 22 November 2021 | 15:13:44 WIB

Hadapi Bencana Alam Prajurit TNI Harus Tangguh

Senin, 15 November 2021 | 17:41:04 WIB

Dandrem Pimpin Apel Kesiapan Latihan Karlahut di Kuansing

Senin, 15 November 2021 | 17:17:49 WIB

Gubernur Riau : Tanaman Padi Solusi atasi Stunting

Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:42:32 WIB

16 Truk ODOL Terjaring Razia, Ini Jadwal Sidangnya

Senin, 11 Oktober 2021 | 17:02:17 WIB

Tim Gabungan Kembali Kandangkan 5 Truk ODOL di Kuansing

Kamis, 07 Oktober 2021 | 20:51:40 WIB

Razia di Kuansing, Tim Gabungan Kandangkan 11 Truk ODOL

Rabu, 06 Oktober 2021 | 20:13:44 WIB

Giliran Warga Binaan Lapas Kuansing Disuntik Vaksin Corona

Selasa, 14 September 2021 | 19:41:36 WIB

Polda Riau dan BKSDA Gagalkan Perdagangan Kulit Harimau

Senin, 30 Agustus 2021 | 16:28:30 WIB

DKP Riau Tebar Benih Ikan di Kuansing

Selasa, 22 Juni 2021 | 19:19:28 WIB