Sabtu, 22 Rabiul Akhir 1443 H | 27 November 2021
Siswa-siswi SPI menampilkan busana dari limbah pelastik (Masker hanya dibuka saat sesi foto/Arsip DKP Riau)

DUMAI - Sekolah Pantai Indonesia (SPI) SMKN Perikanan provinsi Riau melakukan kegiatan aksi tanam mangrove dan bersih pantai. Lokasinya dipusatkan di Batu Bintang Purnama, Kota Dumai Riau, Senin (11/10/2021). 

Kegiatan aksi ini merupakan tahap terakhir dari konsep 4A (Amati, Analisa, Ajarkan, Aksi), diprogamkan di Sekolah Pantai Indonesia. Dipelopori oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi Riau. 

Adapun sejumlah atraksi kegiatan yang dilaksanakan yaitu, pertunjukan fesyen yang menampilkan busana dari limbah pelastik.

Kemudian, atraksi pantun, membaca puisi, drama pendek bercerita tentang sampah dan mangrove. Lalu, dilanjutkan kegiatan bersih-bersih pantai dari sampah-sampah pelastik. 

Aksi kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau pulau Kecil. Diwakili oleh Kordinator mitigasi bencana dan perubahan iklim, Fegi Nurhabni. 

Fegi berujar, ada dua sekolah yang dipilih untuk pelaksanaan Sekolah Pantai di Indonesia dalam tahun ini, yaitu di Ambon dan Riau. 

"Sekolah Pantai Indonesia ini sudah lama dilaksanakan oleh Kementerian Kelautan Perikanan Indonesia. KKP menyambut baik inisiatif sekolah yang akan membuat kegiatan Sekolah Perikanan Indonesia. Apalagi sebagai kegiatan ekstra kurikuler. Kami berharap akan banyak tercipta agen - agen perubahan dalam menjaga lingkungan," ujarnya Fegi. 

Sementara, Kepala Sekolah SMKN Perikanan provinsi Riau, Edward Mufty menyambut baik kegiatan ini. Ia mengaku, akan mencoba memasukan program ini ke dalam kegiatan ekstrakurikuler. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada KKP dan DKP Riau yang telah mempercayai SMKN Perikanan Riau untuk melaksanakan kegiatan Sekolah Pantai Indonesia ini. Kami akan mencoba memasukan program ini ke dalam kegiatan ekstrakurikuler. Semoga kegiatan SPI tetap terlaksana dan dapat menjadikan siswa sebagai agen perubahan dalam rehabilitasi pantai," ujar Edward. 

Di tempat yang sama, Kepala DKP provinsi Riau, Herman Mahmud, mengatakan, bahwa kegiatan Sekolah Pantai ini sangat bermanfaat dalam pengenalan tentang Gerakan Cinta Laut . 

"Anak anak bisa menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan pesisir," ujarnya singkat. 

Kegiatan SPI di Dumai, juga melibatkan instansi terkait lainya, yakni Pemerintah Kota Dumai, Bappedalitbang Riau, Dinas Pendidikan Riau. Lalu, DKP Dumai, Camat Dumai, dan utusan dari sejumlah sekolah lainnya. 

(Mediacenter Riau/yan)

Info Lainnya

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pekerjaan Jalan Sistem Padat Karya di Dumai Capai 1,5 Km

Jumat, 12 November 2021 | 18:13:29 WIB

Gubri Syamsuar Tinjau Program Padat Karya di Dumai

Jumat, 12 November 2021 | 15:40:26 WIB

Gubernur Riau Bantu Korban Banjir di Kota Dumai

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 21:36:03 WIB

Danrem 031/WB Tinjau Hasil Pembangunan TMMD ke-112 Dumai

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:22:12 WIB

Razia Pajak Kendaraan, Bapenda Riau Periksa 78 Kendaraan

Selasa, 28 September 2021 | 16:23:50 WIB

Wagubri Hadiri Penanaman Mangrove Serentak di Dumai

Kamis, 23 September 2021 | 12:37:15 WIB