Sabtu, 3 Jumadil Awwal 1444 H | 26 November 2022
Gubernur Riau Peringati Hari Santri di Pelalawan
Gubernur Riau H Syamsuar pada upacara peringatan Hari Santri tahun 2021 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (22/10/2021).

PELALAWAN - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berpesan agar Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Provinsi Riau tidak hanya mempersiapkan kader ulama, tetapi juga bisa mempersiapkan para santri yang siap berwira usaha muda. 

Hal itu bertujuan, selesai melakukan pendidikan di Ponpes. Para santri bisa mandiri, bekerja, berusaha, bahkan juga diharapkan dapat menciptakan peluang-peluang usaha ekonomi kreatif. 

Apalagi, kata Gubri dalam tantangan dan cobaan dikalangan anak muda saat ini yang mengharuskan para santri siap mengadapi kondisi apapun dimasa yang akan datang. 

"Tentunya dengan pendidikan, keimanaan, ketakwaan, dan akhlak diharapkan menjadi perhatian anak-anak santri. Sehingga santri siap bekerja, siap menjadi kader ulama, dan mereka juga siap menjadi anak-anak bangsa yang dibanggakan. Untuk memimpin tanah air dimasa yang akan datang," kata Gubri ketika menjadi Inspektur dalam upacara peringatan Hari Santri tahun 2021 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (22/10/2021). 

Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober menghadirkan tema yang berbeda setiap tahunnya. Ditahun ini, Hari Santri mengangkat tema "Santri Siaga Jiwa Raga".

Tema ini bermaksud bentuk pernyataan sikap Santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia. 

Lanjut Gubri, Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai dan ajaran Islam Rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. 

"Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia," kata Syamsuar saat membacakan amanat Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas. 

Sedangkan Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah Lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia. 

"Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santri tentang ilmu dan akhlak. Melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai ‘tirakat’ lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya. 

(Mediacenter Riau/nv)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Riau Buka Festival Bono Surfing 2022

Jumat, 11 November 2022 | 14:05:58 WIB

Anak Harimau yang Masuk Perangkap Kembali ke Habitatnya

Selasa, 08 November 2022 | 14:38:02 WIB

Satu Pelaku Ditangkap, Penjarah Kayu SM Kerumutan Marak

Jumat, 28 Oktober 2022 | 17:38:39 WIB

Konflik Harimau dan Manusia Terjadi Lagi di Pelalawan

Senin, 05 September 2022 | 22:48:05 WIB

Wagubri Tinaju Pabrik Pengolahan Porang PT.MPN

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:19:30 WIB

Kasus Baru PMK Ditemukan di Pelalawan

Selasa, 05 Juli 2022 | 10:56:58 WIB