Sabtu, 3 Jumadil Awwal 1444 H | 26 November 2022
Tema 'Santri Siaga Jiwa Raga' Dinilai Relevan di Masa Pandemi
Upacara peringatan Hari Santri tahun 2021 di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (22/10/2021).

PELALAWAN- Di masa pandemi COVID-19 saat ini, tema yang diangkat Hari Santri tahun 2021 yakni 'Santri Siaga Jiwa Raga'. 

Tema ini dinilai sangat penting dan relevan. Lantaran, kaum santri tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan 5M+1D (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi Mobilitas, dan Doa).  

Hal itu disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, saat menyampaikan pesan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, dalam upacara peringatan Hari Santri tahun 2021 di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (22/10/2021). 

Menag, kata Syamsuar mengapresiasi pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan atas dampak pandemi COVID-19. 

Hal itu lanjutnya, menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi COVID-19 di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya. 

"Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan dan sikap kehati-hatian yang selama ini diajarkan oleh para pimpinan pesantren kepada santri-santrinya," ujar Gubri. 

"Tidak lupa pula bahwa keteladanan mereka berkontribusi untuk mendorong para santri bersedia ikut vaksin yang saat ini sedang diprogramkan oleh pemerintah," tambahnya. 

Adapun Maksud tema 'Santri Siaga Jiwa Raga' adalah bentuk pernyataan sikap Santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia. 

Siaga Jiwa bermakna santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai dan ajaran Islam Rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. 

Sedangkan Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah Lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia. 

"Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren. Tidak hanya mengajarkan kepada santri-santri tentang ilmu dan akhlaj. Melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai 'tirakat' lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya. 

(Mediacenter Riau/nv)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Riau Buka Festival Bono Surfing 2022

Jumat, 11 November 2022 | 14:05:58 WIB

Anak Harimau yang Masuk Perangkap Kembali ke Habitatnya

Selasa, 08 November 2022 | 14:38:02 WIB

Satu Pelaku Ditangkap, Penjarah Kayu SM Kerumutan Marak

Jumat, 28 Oktober 2022 | 17:38:39 WIB

Konflik Harimau dan Manusia Terjadi Lagi di Pelalawan

Senin, 05 September 2022 | 22:48:05 WIB

Wagubri Tinaju Pabrik Pengolahan Porang PT.MPN

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:19:30 WIB

Kasus Baru PMK Ditemukan di Pelalawan

Selasa, 05 Juli 2022 | 10:56:58 WIB