Sabtu, 22 Rabiul Akhir 1443 H | 27 November 2021
Petani Sawit di Riau Dilatih Bikin Pupuk Organik
Ilustrasi

PEKANBARU  - Asosiasi Petani Sawit Masa Depanku (Samade) Provinsi Riau hari ini, Kamis (25/11/2021),  menyelenggarakan seminar dan workshop kepada para petani kelapa yang berasal dari 12 kabupaten kota se-Riau.

Seminar tersebut bertemakan 'Peningkatan Kemandirian Petani Sawit, Melalui Penguatan UMKM Sawit', menggelar workshop pembuatan pupuk organik untuk mengurangi dosis pupuk kimia dan praktik pembuatan lidi sawit.

"Hari ini kita melanjutkan seminar dan Bimtek, untuk memberikan pengetahuan bagi petani sawit. Bagaimana petani mudah mendapatkan pengetahuan. Salah satunya adalah pelatihan. Kita tahu saat ini harga sawit naik jadi Rp3.400, tapi harga pupuk mahal. Ini salah satu upaya alternatif Samade, membuat pupuk sawit organik. Kemudian kita juga adakan pelatihan pembuatan lidi dari sawit," kata Ketua Samade Riau, Karmila Sari.

Sementara itu, Ketua Umum Samade, Tolen Kateren, mengatakan, kegiatan tersebut melalui erupakan bentuk dukungan pihaknya terhadap ekonomi petani sawit.

Ia menceritakan, neberapa waktu yang lalu, perwakilan dari Samade pernah berangkat ke Dubai, dan disana muncul ide untuk menciptakan sesuatu yang lebih konkret, daripada yang ada hari ini.

"Makanya, kami buat seminar ini, dan kemarin sudah didahului dengan pelatihan membatik dari bahan sawit. Hasilnya akan kita tampilkan dan mudah-mudahan ini bisa diadopsi di daerah lain," cakapnya lagi.

Ditambahkan dia, meskipun saat ini harga sawit mahal, tapi ada yang kenaikan harganya melebihi persentase kenaikan buah sawit, yaitu pupuk. Ilmu pembuatan pupuk alami juga akan diajarkan kepada para petani.

Selain keterampilan membatik dan membuat pupuk, Samade juga membuat pelatihan pembuatan produk dari lidi sawit. Semua kegiatan ini bersumber dari dana BPDPKS Kemenkeu.

"Semua yang hadir disini harus bisa membawa sesuatu pulang. Apa yang kita dapat hari ini mesti dipraktekkan di daerah kita masing-masing. Sehingga, pemateri merasa materi yang disampaikannya benar-benar bermanfaat, jadi mari ajarkan kepada tetangga-tetangga kita," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zul Fadli, mengucapkan terima kasih atas seminar yang dilaksanakan oleh Samade ini. Sebab, seminar ini adalah bentuk sumbangsih anak negeri terhadap kelangsungan hidup petani sawit.

"Riau ini merupakan daerah yang kontribusi minyak sawitnya mencapai 21 persen, dan berdasarkan data yang ada, 3 juta orang yang bergantung hidup pada komoditas sawit ini," tukasnya.

Hadir sebagai pembicara dalam seminar ini Helmi Muhansyah, selaku Kadiv UKMK BPDPS, T.Ridhwan Putrayudha, Kabid Sarpras Disbun Riau, Hadi Pratikno, Kabag Kredit UKM Bank Riau Kepri, dan Hendrik Hutabarat sebagai moderator. Kegiatan tersebut terselenggara dengan bantuan daru BPDPKS.

(Mediacenter Riau/yan)

Info Lainnya

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Gubri Hadiri HUT ke-76 PGRI dan HGN 2021 di Pelalawan

Jumat, 26 November 2021 | 21:30:07 WIB

Gubri Dorong Jamkrida Ekspansi Bisnis ke Kepri

Jumat, 26 November 2021 | 15:32:33 WIB

Milad ke-18 PT Jamkrida Riau, Ini Pesan Gubernur Riau

Jumat, 26 November 2021 | 15:24:34 WIB

Gubernur Minta PT Jamkrida Riau Tingkatkan Deviden

Jumat, 26 November 2021 | 15:20:08 WIB

Erick Tohir Sebut BUMN Terbuka untuk Kerjasama dengan Riau

Jumat, 26 November 2021 | 10:56:01 WIB

Petani Sawit di Riau Dilatih Bikin Pupuk Organik

Kamis, 25 November 2021 | 23:28:05 WIB