Sabtu, 26 Jumadil Akhir 1443 H | 29 Januari 2022
Menteri BUMN Erick Tohir (kanan) bersama Gubernur Riau Syamsuar pada acara Indonesia Cretive Cities Festival dan Kenduri Riau, di Pekanbaru, Jumat (26/11/2021) malam.

PEKANBARU - Menteri BUMN, Erick Tohir berkomitmen membangun infrastruktur untuk turis lokal di Sumatera. Hal itu ia sampaikan saat hadir pada acara Indonesia Cretive Cities Festival dan Kenduri Riau, di Pekanbaru, Jumat (26/11/2021) malam. 

Komiten Erick Tohir untuk pengembangan turis lokal di Pekanbaru, Riau, yakni dengan memanfaatkan lahan dua hektare milik BUMN yang saat ini kondisinya tidak difungsikan. Lokasi lahan itu berada di kawasan bekas Pelabuhan Pelindo, Kota Pekanbaru. 

"Saya tentu hadir ke sini bukan hanya untuk pantun atau pidato, tetapi untuk meyakinkan bersama-sama. Pak Gub (Gubernur Riau) sudah dua kali menemui saya. Minta bantu membangun infrastruktur untuk turis lokal di Pekanbaru," Erick Tohir mengungkapkan. 

"Tadi saya langsung telepon Dirut Pelindo terkait tanah yang dua hektare itu, Insya Allah kita coba kerjasamakan dengan pemerintah daerah, untuk fasilitas pembangunan daripada turis lokal dan membangun komunitas yang ada di Pekanbaru," ujarnya. 

Erick Thohir mengatakan, untuk melakukan pembangunan itu ia mengajak Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Pemerintah Daerah untuk melakukan sayembara, ketika nantinya tanah dua hektar itu dibangun. Menurutnya ada 3 benang merahnya. 

Pertama, harus dibangun berdasarkan desain Melayu yang juga bisa atraktif kepada generasi muda 

Kedua, tempat itu harus dalam konteks ada yang namanya berkelanjutan. Jangan hanya membangun nanti akhirnya ngambang.

"Kita harus pastikan bahwa pembangunan itu harus menjadi ekosistem yang saling menguntungkan, tetapi juga perlu support tidak hanya kami pemerintah pusat dan daerah tapi juga swasta dan komunitas," ujar Erick. 

"Ketiga, harus pastikan juga fasilitas ini menjadi unik selling atau sesuatu yang berbeda yang sudah dibangun di beberapa tempat lain, karena kita tidak mau membangun sesuatu yang mirip-mirip akhirnya turis lokalnya tidak berkembang," tandasnya. 

Lokasi Bekas Pelabuhan Pelindo tepatnya berada di Jalan Saleh Abbas, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. Berada tidak begitu jauh dari Sungai Siak dan Pasar Wisata Pasar Bawah. 

Pelabuhan ini dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda sekitar tahun 1920. Memiliki nilai sejarah awal mula kota Pekanbaru berdiri. Berpengaruh pada perekonomian serta perkembangan kota tersebut.

Di kawasan tersebut, terdapat batu cor penanda titik nol kilometer tersebut dibuat sekitar 100 tahun yang lalu oleh kolonial Belanda. Merupakan saksi sejarah bahwa Belanda pernah menjajah di Pekanbaru. 

Namun, seiring berjalannya waktu kegiatan di pelabuhan ini pun mulai berhenti bahkan hingga saat ini tidak terlihat lagi aktifitas perdagangan. 

MC Riau

Info Lainnya

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Inilah Daftar Pemenang LKBB SMA/SMK di Riau

Jumat, 28 Januari 2022 | 09:15:53 WIB

Pemkab Kampar Siap Sukseskan Program PTSL

Kamis, 27 Januari 2022 | 21:48:29 WIB

COVID-19 Bertambah 12 Kasus, Ini kata Gubernur Riau

Kamis, 27 Januari 2022 | 20:34:11 WIB

Pemilik Kebun di Minas Tewas Diinjak Gajah

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:32:34 WIB