Jumat, 18 Jumadil Akhir 1443 H | 21 Januari 2022
Serahkan DIPA dan Daftar Alokasi TKDD, Berikut Pesan Presiden RI Joko Widodo
Presiden RI, Joko Widodo

PEKANBARU - Presiden RI, Jokowi telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2022 secara virtual, Senin (29/11/21).

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan pesan kepada semua pihak untuk tetap waspada karena pandemi belum berakhir dan di tahun 2022 pandemi COVID-19 masih menjadi ancaman dunia dan juga ancaman bagi Negara Indonesia.

Jelasnya, selain varian lama, di beberapa negara telah muncul varian baru COVID-19, dengan nama varian omicron. Menurutnya, ini harus menambah kewaspadaan, antisipasi dan mitigasi perlu disiapkan sedini mungkin, agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural yang sedang dilakukan, serta program pemulihan ekonomi nasional yang sedang dilaksanakan.

"Menghadapi ketidakpastian tahun 2022, kita harus merancang APBN Tahun 2022 yang responsif yang antisipasi dan juga fleksibel, selalu berinovasi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik," ungkapnya.

Presiden RI menyampaikan, APBN tahun 2022 memiliki peran sentral sebagai resensi G20. Menurutnya, bangsa Indonesia harus menunjukkan kemampuan dalam menghadapi perubahan iklim, terutama dalam pengurangan emisi dan gerakan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.

"Kita harus menunjukkan aksi nyata, komitmen kita pada green dan sustainable ekonomi. Selain itu APBN tahun 2022 juga harus mendorong kebangkitan ekonomi nasional dan mendukung reformasi struktural," ucapnya.

Ia menuturkan, APBN 2022 ini akan fokus pada enam kebijakan utama, yaitu melanjutkan pengendalian COVID-19 dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan, menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu dan Rentan, peningkatan SDM yang unggul.

Selanjutnya, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antardaerah, serta melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan service budgeting agar belanja lebih efisien. 

Untuk itu, Jokowi menekankan bahwa ketidakpastian bidang kesehatan dan perekonomian harus menjadi basis dalam membuat perencanaan dan melaksanakan program.

"Sekali lagi  di tahun 2022 kita harus tetap mempersiapkan diri menghadapi risiko pandemi COVID yang masih membayangi dunia dan negara kita Indonesia," ujarnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Info Lainnya

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Presiden Dorong Kemudahan Akses Permodalan Bagi UMKM

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:14:18 WIB

Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Taksonomi Hijau Indonesia

Kamis, 20 Januari 2022 | 12:03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan PPKM Luar Jawa-Bali

Senin, 17 Januari 2022 | 08:52:32 WIB

Kemenkes Terbitkan Edaran Pelaksanaan Vaksinasi Booster

Kamis, 13 Januari 2022 | 19:44:26 WIB