Sabtu, 3 Jumadil Awwal 1444 H | 26 November 2022
Hadiri Festival Pantun Nasional, Gubri Sampaikan Pesan dengan Pantun

JAKARTA - Gubenur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri pembukaan Festival Pantun Nasional yang dihelat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (30/11/2021). 

Dalam rangka memeperingatai Hari Pahlawan Tahun 2021, festival yang bertemakan "Aku Pahlawan Sejati" tersebut terselenggara berkat kerjasama Ditjen Politik dan PUM Kemendagri dengan Badan Penghubung Pemeritah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

Sesuai dengan genre acara, uniknya Gubernur Syamsuar menyampaikan sambutan dan pesannya melalui bait pantun sebagai berikut

Merendah terbang burung merpati,
Berkawan-kawan di tepi kanal,
Betapa senang rasa di hati,
Berhimpun di Festival Pantun Nasional.

Hal tersebut, katanya sebagai perwujudan dalam pelestarian pantun. Pantun, sebut Syamsuar, telah diakui UNESCO sebagai Warisan Tak Benda Dunia pada 17 Desember 2020 lalu. Untuk itu sebagai bangsa Melayu, masyarakat Provinsi Riau patut berbangga dengan budaya tersebut dan tetap melestarikan pantun sebagai warisan budaya.

Kembali Gubri mengucapkan pantun yang berbunyi:

Berayun-ayun si dahan zaitun,
Tersingkap angin dari utara,
Di tahun perdana perayaan pantun,
Segenap Negeri Menggelar Acara. 

Melalui acara Festival Pantun Nasional ini, Syamsuar mengucapkan rasa terima kasih dan berharap pantun tetap lestari di dunia, kembali melalui pantun.

Ke pasar baru membeli selasih,
Selasih disimpan jadi bekalan,
Budi baik tuan puan kami ucapkan terima kasih,
Salah dan silap mohon dimaafkan. 

Saat mengakhiri sambutannya, Gubernur Syamsuar kembali berpantun.

Belikan kami sehelai rotan,
Buat pengebat kayu dan buluh,
Izinkan kami mengakhiri sambutan,
Dengan mengucapan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Semementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan bahwa acara ini merupakan sebuah sumbangsih kepada negara dalam menggelorakan semangat kebangsaan dan cinta Tanah Air melalui Festival Pantun Nasional. 

Pantun, menurutnya sebagai media untuk memberikan tunjuk ajar serta pewarisan nilai-nilai luhur budaya bangsa, karenanya pantun menjadi bagian dari komunikasi masyarakat dan bangsa Indonesia khususnya sebagai salah satu media pemersatu yang majemuk. 

"Pelestarian berbudaya pantun yang diangkat dari nilai-nilai kearifan lokal merupakan bentuk menjaga kekayaan khasanah lisan Melayu tradisional, dimana pantun telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Tak Benda Dunia pada tanggal 17 Desember 2020 lalu," jelas Tito. 

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu meneladani sikap dan nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan untuk dijadikan tauladan bersama.

(Mediacenter Riau/nv)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubri Serahkan Wakaf Uang Pemprov Riau Kepada 10 Madrasah

Jumat, 25 November 2022 | 19:41:04 WIB

Cek Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Riau Hari Ini

Kamis, 24 November 2022 | 09:27:43 WIB

Gubri: Kami Sangat Mensupport Investasi

Rabu, 23 November 2022 | 16:46:49 WIB

Sejumlah Wilayah Riau Berpotensi Hujan Merata Seharian

Rabu, 23 November 2022 | 13:49:18 WIB

Melonjak Lagi, Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 74 Orang

Rabu, 23 November 2022 | 11:52:02 WIB