Kamis, 19 Rajab 1444 H | 09 Februari 2023
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Deni Kurniadi.

PEKANBARU - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando melalui Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Deni Kurniadi mengatakan bahwa literasi merupakan salah satu fokus di dalam pembangunan Nasional Indonesia yang harus dicapai.

Ia menjelaskan, jika laju pertumbuhan literasi anak rendah, tentu akan berdampak pada kualitas generasi penerus mendatang. Dan menurutnya, kegiatan membaca sebagai fondasi pembentukan literasi yang akan sangat berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan cara berpikir anak kedepan.

"Dalam dunia pembelajaran, literasi sangat dibutuhkan guna mengembangkan kompetensi anak dan literasi juga dapat menjadi sebuah pengembangan pemikiran siswa dan mendorong siswa untuk terus belajar dan membaca," katanya, dalam acara 20 tahun kiprah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca secara virtual, Selasa (30/11/21).

Deni Kurniadi mengungkapkan, era digital memungkinkan tersedianya banyak buku digital atau e book, dalam berbagai aplikasi baik secara gratis maupun berbayar. Namun disisi lain, membaca dan menulis bukan menjadi suatu kebiasaan yang mengakar kuat di masyarakat.

Bahkan Jelasnya, anak-anak Indonesia saat ini lebih terpaku pada jadwal belajar di sekolah dan kewajiban membaca buku pelajaran, dan bukan membudayakan literasi.

"Bangsa Indonesia dalam beberapa waktu kedepan akan mengalami bonus demografi sekaligus menjadi tuntutan dan tantangan generasi bangsa kedepan," ucapnya.

Deni Kurniadi mengungkap, bonus demografi yang dimaksud karena Indonesia pada rentang tahun 2030 -2040 diprediksi akan memiliki penduduk usia produktif. Yaitu berusia 15-64 tahun lebih besar dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif dengan rentang usia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.

Dengan bonus demografi ini, sebutnya, paling tidak lima tahun kedepan akan menjadi prioritas pemerintah untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia yang dinamis, kreatif, inovatif, terampil dan menguasai iptek.

Untuk itu, ia mengharapkan generasi bangsa akan mampu melahirkan bakat yang mampu bersaing dan memajukan negeri. Sekaligus membentuk karakter sebagai calon pemimpin bangsa yang hebat di masa yang akan datang.

"Masyarakat literasi merupakan pendukung efektif bagi berkembangnya budaya belajar yang menjadi esensi dari Perpustakaan yang tidak hanya sekedar berfungsi sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga menjadi agen perubahan masyarakat dan keberadaan perpustakaan sangat diharapkan untuk dapat berperan sebagai mitra kolaborasi perkembangan modernisasi masyarakat," ujarnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Januari 2023, Inflasi Turun Diangka 5,28 Persen

Rabu, 08 Februari 2023 | 12:22:05 WIB

Ekonomi Indonesia Tahun 2022 Tumbuh 5,31 Persen

Selasa, 07 Februari 2023 | 17:30:02 WIB

Presiden Jokowi Minta OJK Dukung Program Hilirisasi

Senin, 06 Februari 2023 | 16:15:34 WIB

Peduli Ekonomi Desa, Gubernur Syamsuar Terima Penghargaan

Kamis, 02 Februari 2023 | 22:38:12 WIB

Waspada, 4 Masalah Gizi Ini Berisiko Anak Jadi Stunting

Ahad, 29 Januari 2023 | 12:21:58 WIB

Prevalensi Stunting Turun, Namun Harus Tetap Waspada

Jumat, 27 Januari 2023 | 20:20:46 WIB

Yuk Cegah Stunting pada Anak dengan Protein Hewani

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:47:30 WIB

Presiden Apresiasi Kerja Keras Jajaran Tangani Pandemi

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:59:50 WIB

Presiden Tegaskan Biaya Haji Tahun 2023 Masih Dikaji

Selasa, 24 Januari 2023 | 15:54:08 WIB