RENGAT - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meminta pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, betul-betul mengawasi proyek pembangunan sekolah. Ia tegaskan, jangan sampai, hanya mampu membangun akan tetapi manfaatnya tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh sekolah. Hal ini disampaikan Gubri saat melakukan peninjauan ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (13/12/21).
"Tujuan kita meningkatkan SDM. Jangan sampai nanti kesal orang tuanya (siswa). Jangan sampai anak tamat SMK, tapi tak dapat kerja karena tak sesuai kompetensi yang diinginkan," ucapnya.
Gubri menegaskan, kepada pengawas proyek sekolah ketika melakukan peninjauan, hendaknya dilakukan penngkajian secara utuh ke semua sisi sekolah. Bukan hanya datang berkunjung, kemudian pulang.
"Harusnya kalau kita meninjau sesuatu jangan bangunan saja. Tengok sekolah secara utuh. Tanya kepala sekolah dan guru-guru apa yang diperlukan," ujarnya.
Syamsuar tidak menginginkan, proyek pembangunan yang dilakukan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di sekolah tersebut. Jangan sampai tidak sesuai dengan kebutuhan yang ada di sekolah itu.
"Itu makanya, kalau peninjauan saya betul-betul melihat keseluruhan. Agar tidak salah," ucapnya.
Mantan Bupati Siak ini mengaku, dulu ia sangat sulit untuk bisa bersekolah. Ia harus bekerja baru bisa melanjutkan pendidikan bahkan bisa mencapai posisi gubernur seperti saat ini.
Untuk itu, ia menginginkan pembangunan sekolah ini tidak main-main. Serta betul-betul dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di sekolah-sekolah.
"Tak mudah saya sekolah itu, saya harus bekerja dulu. Itulah kalau saya nengok sekolah itu, saya tak nengok ajo (melihat saja). Tapi saya tengok secara utuh," sebutnya.
Gubri menerangkan, percuma menjadi seorang pimpinan kalau tidak mengetahui permasalahan yang ada di daerah terutama di sekolah-sekolah ini. Untuk itu sebutnya, dinas pendidikan merupakan dinas yang membantunya meninjau permasalahan sekolah yang ada di Riau. Ia berharap ke depannya pembangunan sekolah sesuai dengan kebutuhan peningkatan SDM di sekolah tersebut.
Lebih lanjut, Gubri menambahkan, saat ini masih suasana pandemi COVID-19. Untuk itu, ia mengharapkan pembelajaran tatap muka terbatas ini dapat dimanfaatkan oleh para guru untuk mencerdaskan anak didiknya.
Kemudian, Syamsuar juga mengajak seluruh guru di Provinsi Riau untuk mengajak peserta didiknya agar berpartisipasi mengikuti vaksinasi COVID-19. Dengan harapan dapat meningkatkan herd immunity pada anak dan dapat mencegah penularan COVID-19.
"Tolong anak-anak kita semuanya agar dapat divaksin. Kalau masuk sekolah tanya dulu apakah siswa kita sudah divaksin," tutupnya. (Media Center Riau)
(Mediacenter Riau/ip)