Rabu, 14 Jumadil Awwal 1444 H | 07 Desember 2022
Warga Dusun Air Mabuk Semringah, Perahu Penyeberangan Segera Selesai dibantu BEM Unilak
Perahu penyeberangan warga dusun Air Mabuk, Desa Mengikikip, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

PEKANBARU - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabinet Sinergitas Universitas Lancang Kuning Pekanbaru menginisiasi pembangunan perahu/pompong penyeberangan di Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di dusun Air Mabuk, Desa Mengikikip,  Kecamatan Tebing Tinggi. 

Perahu penyeberangan ini, akan menjadi semangat baru masyarakat desa, terutama bagi guru-guru, dan murid sekolah, karena jika telah difungsikan penggunaan tidak dikenakan biaya alias gratis.

Menurut Presiden Mahasiswa Unilak, Jimmy Saputra Nasution menyebutkan, awal mula ide pembangunan kapal penyeberangan bagi warga Dusun Air Mabuk bermula, saat beberapa mahasiswa Unilak yang juga pengurus BEM melakukan bakti sosial di desa itu. Kemudian, saat di sana mereka melihat persoalan dan menerima aspirasi dari warga terkait dengan kesulitan untuk menyeberang karena perahu yang saat ini beroperasi sudah lama. 

"Kemudian hal ini kami koordinasi dengan Pemda dan Pak Gubernur, kemudian bertemu Pak Gub dan mengarahkan untuk pembangunan perahu, melalui koordinasi dengan Baznas Riau. Kemudian, kita lengkapi berkas dokumen yang dibutuhkan, akhirnya terwujud," ucap Jimmy, Jumat (14/1/2022). 

Dikatakan Jimmy, pemakaian perahu tersebut, pada bulan Februari 2022 akan diresmikan penggunaannya. Dijadwalkan akan dihadiri gubernur, bupati dan tokoh masyarakat. 

Jimmy berharap, hal ini bisa memberikan semangat baru bagi peserta didik atau anak anak sekolah, dan ini kita usahakan gratis. Sebelumnya perahu penyebrangan yang pernah ada dikutip biaya. 

"Harapan saya tentunya untuk memberi semangat baru untuk para peserta didik atau anak-anak sekolah di sana, lebih cepat dapat menyeberang sungai. Kami  usahakan memang gratis untuk siswa dan guru guru, bagaimana sebelumnya mereka bayar, dan saat digunakan mereka tidak dipungut biaya apapun. Ini untuk memberi semangat baru dalam dunia pendidikan dan bisa juga mungkin sedikit banyak setelah itu bisa memberikan dampak positif untuk alat transportasi masyarakat," ujar Jimmy. 

Perahu penyeberangan yang akan digunakan di Dusun Air Mabuk sepanjang 8 meter dengan lebar 1,5 meter,  bermesin 15PK,dan beratap. Nantinya saat digunakan bisa dinaiki 12 orang. Proses pengerjaan pembuatan perahu ini, menghabiskan waktu selama dua bulan. 

(Mediacenter Riau/jep)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Provinsi Riau Bakal Dapat DBH Triliunan Rupiah dari Sawit

Rabu, 07 Desember 2022 | 17:21:41 WIB

Era Digital DWP Harus Cerdas Perkuat Ketahanan Keluarga

Rabu, 07 Desember 2022 | 16:05:43 WIB

APBD Riau 2023 Tinggal Teken Mendagri

Rabu, 07 Desember 2022 | 12:58:53 WIB

Selama Pandemi, 154.251 Kasus Covid-19 Terdeteksi di Riau

Rabu, 07 Desember 2022 | 10:51:01 WIB

RUU KUHP Disahkan Menjadi Undang-undang

Rabu, 07 Desember 2022 | 10:35:27 WIB

6 Peserta Tak Hadir Ujian Seleksi PPPK Nakes Pemprov Riau

Selasa, 06 Desember 2022 | 20:07:37 WIB

Ini Titik Longsor di Riau yang harus Diwaspadai

Selasa, 06 Desember 2022 | 16:20:57 WIB