Senin, 16 Rajab 1444 H | 06 Februari 2023
Serahkan BKK untuk Desa di Rokan Hulu, Gubri Harap Bantuan ini Dapat Dukung Pembangunan Desa 

ROHUL -  Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap Bantuan Keuangan Khusus (BKK)  dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kepada desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dimana bantuan ini dapat mendukung peningkatan pembangunan di desa- desa.

Disampaikannya saat  menghadiri sekaligus menyerah secara simbolis Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kepada desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tepat di Kecamatan Rokan IV Koto, Senin (18/7/2022).

Menurut Gubri, sebelumnya ada bantuan keuangan khusus kepada desa jumlah desa mandiri di Provinsi Riau ini hanya ada 10 desa pada tahun 2019. Namun setelah adanya program bantuan keuangan khusus kepada desa jumlah desa mandiri di Provinsi Riau terus meningkat yaitu 61 Desa Mandiri pada tahun 2020, menjadi 101 Desa Mandiri pada tahun 2021 dan saat ini pada Tahun 2022 telah mencapai 159 Desa Mandiri. 

"Berarti sudah 10 persen, karena desa kita jumlahnya 1.591 desa," katanya.

Ia melanjutkan, khusus di Kabupaten Rokan Hulu jumlah desa mandiri Tahun 2022 ini sebanyak 5 desa di mana tahun sebelumnya, belum ada satupun Desa Mandiri di Kabupaten Rokan Hulu.

"Taniah, bupati dan kepala desa ini artinya bantuan keuangan khusus Desa ini betul-betul dapat memacu meningkatkan pembangunan di desa-desa makanya kita lakukan percepatan ini," ujarnya.

Di sisi lain, orang nomor satu di Riau ini juga menjelaskan,  jumlah desa sangat tertinggal terus mengalami penurunan dari semula 45 Desa pada tahun 2019, menjadi 35 Desa tahun 2020, dan 28 desa pada tahun 2021. Sedangkan pada 2022 menjadi 24 Desa sangat tertinggal.

"Khusus di Kabupaten Rokan Hulu Desa sangat tertinggal 2022 sudah tidak ada lagi," ungkapnya.

Sedangkan, desa tertinggal masih terdapat dua desa, dari 17 desa tertinggal di data tahun 2019. Sehingga artinya adanya peningkatan, dengan adanya BKK untuk desa mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di desa.

"Insyaallah dua desa tertinggal ini, dengan dukungan bupati, camat, serta seluruh jajaran, mudah-mudahan  desa tertinggal ini ke depannya tidak ada lagi," harapnya.

Untuk diketahui, progam Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Pada tahun 2019 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan BKK kepada 1.591 desa yang ada di Provinsi Riau sebesar Rp200 juta per desa.

Tahun 2020, mengalami penurunan disebabkan dampak pandemi Covid-19. Sehingga BKK yang disalurkan sebesar Rp85 juta per desa.

Sementara ditahun 2021, BKK yang disalurkan kembali naik menjadi Rp100 - Rp150 juta per desa. Jumlah tersebut disalurkan berdasarkan klasifikasi terhadap BUMDes dengan empat kategori, yakni dasar, tumbuh, berkembang, dan maju.

Maka dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengajak seluruh kepala daerah, kepala desa, bersama Forkopimda dan DPRD untuk bersinergi mendukung pembangunan di desa, agar ekonomi desa juga terus maju sehingga masyarakat juga sejahtera.

"Mari bersama kita bersinergi bersama agar upaya ini kita lakukan ini mudah-mudahan diridhoi Allah," tutupnya.

(Mediacenter Riau/dw)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

426 Ekor Kerbau di Rohul Mati Terpapar Sapi Ngorok

Selasa, 01 November 2022 | 14:01:52 WIB

UMKM di Rokan Hulu Dapat Bantuan Rp1,3 Miliar

Kamis, 01 September 2022 | 14:56:50 WIB

PUPR Riau Perbaiki Jalan Provinsi di Ujung Batu

Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:25:31 WIB