Rabu, 3 Ramadhan 1442 H | 14 April 2021

ROKAN HULU - Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menargetkan sebanyak 21 pusat kesehatan masyarakat yang ada di daerah itu memiliki ruang rawat inap memadai untuk mengoptimalisasi dan melakukan peningkatan pelayanan kesehatan hingga menjadi terbaik tingkat Provinsi Riau pada 2016.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul drg Grifino mengaku pihaknya terus berbenah hingga sebanyak 21 puskesmas di 16 kecamatan tahun 2016 sudah memiliki layanan rawat inap.

Penegasan itu dikatakan Grifino di Pasirpengaraian, Selasa (26/8). Dari sebanyak 21 puskesmas itu, sembilan unit di antaranya statusnya sudah miliki rawat inap, namun hingga kini baru enam puskesmas yang melakukan secara intensif dan maksimal, sementara tiga puskesmas lainnya masih tahap penyempurnaan Alat-Alat Kesehetan (Alkes).

"Ada empat puskesmas yang sudah aktif berikan pelayanan 24 jam, dimana ke empat Puskesmas itu adalah, Rokan IV Koto, Rambah Samo, Kunto Darussalam dan Tambusai. Kami terus berupaya supaya pelayanan kesehatan dapat terjangkau masyarakat dengan sebaik mungkin, karena untuk puskesmas rawat inap ini minimal harus punya tempat tidur 10 unit," katanya.

Grifino menambahkan, dirinya kini terus diupayakan memenuhi standart, termasuk ketersediaan dokter, perawat, bidan, anlisa labor, gizi, juga untuk Alkes seperti pasien monitor, peralatan dan tindakan Unit Gawat Darurat (UGD), diagnosa dan parganosa dan lainnya, sehingga nanti Puskesma ini bisa meningkatkan pendapatannya supaya menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Kami telah persiapkan Alkes termasuk untuk anggarannya, kemarin kita tampung sebesar Rp 900 juta, namun karena terjadinya optimalisasi dan penghematan anggaran hingga dikurangi menjadi Rp 600 juta," ucapnya lagi.

Menurutnya, ke 21 Puskesmas di Rohul sudah selesai proses akreditasi hingga tahun 2016, sehingga Puskemas ini sudah menjadi BLUD, jadi mereka akan membiayai sendiri dalam memberikan pelayan masyarakat. Menurutnya, ada 144 penyakit yang tidak boleh dirujuk ke RSUD, kemudian pelayanan terhadap masyarakat dengan adannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dua bulan mendaftar sudah diakomodir, selain bisa juga dengan menggunkan identitas pribadi yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Saya tegaskan bagi petugas Puskemas, agar jangan ada pasien dan terabaikan atau terbengkalai, layanilah semaksimal mungkin, jika memang ada, otomatis akan kita panggil dan kalau bersalah tentu ada sanksi birokrasi," harapnya.(MC Riau/hr)

Video

Gubernur Riau Melantik Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah (Wantikda) Provinsi Riau

Pelantikan Penjabat Bupati Indragiri Hulu

Gubernur Riau Tinjau Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

Berita Terkait

Wagubri Bersama Forkompimda Tinjau TPS di Rokan Hulu

Rabu, 09 Desember 2020 | 11:39:51 WIB

Venue Paralayang Miliki Potensi Wisata

Kamis, 12 November 2020 | 21:33:29 WIB

Gubri Ajak Masyarakat Prioritaskan Tanaman Pangan

Kamis, 12 November 2020 | 21:25:56 WIB

Gubri Akan Usulkan Jalan Perbatasan Jadi Jalan Nasional

Kamis, 12 November 2020 | 16:54:34 WIB

Gubri Serahkan Bantuan Obatan Covid-19 ke Pemkab Rohul

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:19:14 WIB

Wagubri Kunjungi Situs Cagar Budaya Istana Rokan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:30:49 WIB