Senin, 16 Rajab 1444 H | 06 Februari 2023
Begini Peran Perusahaan Swasta Dukung Pemerintah Susun Program Stunting di Riau
Ilustrasi

PEKANBARU - Perusahaan swasta di Riau turut mengambil peran mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Provinsi Riau. 

PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bagian dari APRIL Group mendukung upaya Pemerintah melibatkan kalangan swasta untuk berperan aktif dalam membantu menurunkan angka prevalensi stunting merupakan bentuk upaya menghidupkan semangat gotong-royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. 

Peran swasta sangat diperlukan untuk mengisi ruang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di daerah sekitar operasional perusahaan yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi.

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan RI, prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 24,4 persen pada tahun 2021. Artinya hampir seperempat Balita Indonesia mengalami stunting pada tahun lalu. Namun demikian angka tersebut lebih rendah dibanding tahun 2020 yang diperkirakan mencapai 26,9 persen.

Percepatan penurunan stunting pada balita merupakan program prioritas pemerintah yang dilaksanakan secara efektif, konvergen, dan terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor di tingkat pusat dan daerah. 

Community Development (CD) Strategic Manager RAPP, Bertone Anwar menyampaikan APRIL Grup bersama Tanoto Foundation berkomitmen membantu Pemerintah Provinsi Riau untuk menurunkan angka prevalensi stunting hingga 50 persen pada balita di desa-desa Riau.

Komitmen serius ini bahkan dimasukkan ke dalam agenda APRIL 2030, di mana APRIL menargetkan pencapaian penurunan stunting di Provinsi Riau bisa terwujud pada tahun 2030 atau lebih cepat. 

“Kita harus mengejar target angka stunting 14 persen di tahun 2024, artinya per tahun harus turun 2,7 persen. Untuk mengejar ini kita perlu upaya yang lebih besar dan programnya juga lebih konvergen atau keroyokan. Kita semua memiliki peran untuk percepatan penurunan stunting terutama melalui pendampingan teknis komunikasi perubahan perilaku,” papar Bertone.

Bertone menambahkan Strategi Nasional pilar nomor 2 berbicara mengenai perubahan perilaku komunikasi ini sangat penting. 

“Dulu waktu kita masih bayi di bawah usia 6 bulan sudah dikasih makan pisang atau masih ada ibu-ibu yang anaknya susah makan, lalu supaya mau makan dikasih apa aja yang penting ngunyah padahal tidak ada nutrisinya. Artinya ada kebiasaan orangtua yang berdampak terhadap kurangnya pemenuhan nutrisi anak, jadi ini perlu diluruskan, makanya pemerintah mencanangkan strategi komunikasi perubahan perilaku,” jelasnya.

APRIL dan Tanoto Foundation telah menyusun 4 program utama untuk pencegahan stunting di Provinsi Riau, antara lain pendampingan teknis komunikasi perubahan perilaku (Stranas Pilar #2), pendampingan teknis aksi konvergensi (Stranas Pilar #3).

Kemudian, program mobilisasi Tim Pendamping Keluarga (TPK), program inovasi deteksi risiko kehamilan dan pilot program Rumah Anak SIGAP. Program-program tersebut dilaksanakan bermitra dengan Yayasan Cipta, Kemendagri, Kemenkes, Kemendesa, BKKBN, Sehati dan LSM lokal.

(Mediacenter Riau/rat)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Plt Kadisdik Riau: SMKN 1 Langgam Keinginan Masyarakat

Ahad, 29 Januari 2023 | 09:08:57 WIB

Warji: Kedatangan Pak Gubernur Bagaikan Mimpi

Ahad, 29 Januari 2023 | 08:51:44 WIB

Polisi Tangkap Perampok Alat Berat, Ini Penjelasannya

Kamis, 26 Januari 2023 | 07:05:58 WIB

Pelalawan Sumbang Investasi Rp23,3 Triliun di Riau

Selasa, 29 November 2022 | 12:48:46 WIB

Gubernur Riau Buka Festival Bono Surfing 2022

Jumat, 11 November 2022 | 14:05:58 WIB

Anak Harimau yang Masuk Perangkap Kembali ke Habitatnya

Selasa, 08 November 2022 | 14:38:02 WIB