Senin, 16 Rajab 1444 H | 06 Februari 2023
Gubernur Riau Ikut Hadir di Tabligh Akbar dan Wisuda Tahfidz 30 Juz di Siak
Tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfizh Lil-Muqorrobien Al-Islam, Kampung Gabung Makmur,

SIAK - Mengenakan setelan batik lengkap dengan peci hitam, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfizh Lil-Muqorrobien Al-Islam, Kampung Gabung Makmur, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Sabtu (29/10/2022).

Kegiatan tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri Nasional ke - 7 dan tasyakuran Hari Jadi PPTQ-LMQ Al- Islami XI.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh santriwati dan prosesi wisudawan juga wisudawati.

"Santri ini harus bisa mandiri, mampu untuk menyesuaikan diri saat tumbuh dimanapun mereka diletakkan. Memang kelihatannya tidak mudah tapi dengan bersama-sama, saya yakin ini mampu untuk kita wujudkan," ucap Ketua Panitia Imam Nur Hamid.

Ia juga mengungkapkan, dalam pelaksanaan peringatan hari besar Islam harus ada tiga kesan yang diberikan kepada masyarakat terutama para santri.

"Kesan yang pertama yaitu adanya peningkatan spiritual, aksi sosial, dan kesan yang ketiga yaitu adanya monumental atau peninggalan yang bisa dinikmati bersama dalam waktu panjang seperti apa seperti pos kamling dan sebagainya," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan hafalan Al-quran sebanyak 30 Juz.

"Tentunya inilah yang dibanggakan orang tua masing - masing. Saya baru kemarin menutup lomba tahfidz SMA se - Riau yang diselenggarakan oleh Pemprov Riau dan bertujuan agar anak sekolah umum, dia juga bisa belajar menghafal al-quran," ucap Syamsuar.

"Mewujudkan ini tidaklah sulit dan ini sudah dibuktikan dulu, waktu saya jadi Bupati Siak ada beberapa anak dari SMA pun bisa menghafal 30 Juz. Yang penting adalah kemauan," tambahnya.

Menurutnya, Alquran dan as sunah adalah peninggalan Nabi Muhammad SAW yang harus terus dipelajari dan dikembangkan dengan baik di Provinsi Riau.

"Kami selaku pemimpin daerah tentu ingin terus mensyiarkan Alquran di Bumi Melayu ini. Karena, Melayu sudah disebutkan dari masa lalu adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah dan itu tidak boleh diabaikan siapapun pemimpin Negeri Melayu ini," ujarnya. 

Oleh karena itulah, saat ini program yang berkaitan dengan menghafal Al-quran ini menjadi suatu hal yang perlu terus disyiarkan kepada masyarakat di kabupaten/kota se - Provinsi Riau.

(Mediacenter Riau/nb)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Pekerja PHR Tewas saat Bekerja, Ini Penjelasan Polisi

Jumat, 20 Januari 2023 | 11:30:22 WIB

Secercah Titik Terang di Desa Rantau Bertuah Siak Riau

Ahad, 15 Januari 2023 | 22:03:56 WIB

UPT Samsat Perawang Sambangi PT Arara Abadi, Ada Apa?

Selasa, 06 Desember 2022 | 09:13:26 WIB