Ahad, 12 Zulqaidah 1445 H | 19 Mei 2024
Hadapi Krisis Multidimensional, G20 Miliki Potensi Dorong Pemulihan Dunia
Maudy Ayunda

PEKANBARU - Pada saat ini, dunia sedang dihadapkan dengan krisis multi dimensional yang diakibatkan pandemi COVID-19 belum sepenuhnya pulih serta ditambah lonjakan harga pangan, krisis energi dan ketegangan geopolitik.

Untuk diketahui, krisis multidimensional merupakan krisis yang menerpa Indonesia di berbagai bidang kehidupan, baik moneter, ekonomi, politik, hukum, maupun krisis kepercayaan pada akhir Orde Baru.

“Hal ini yang membuat langkah menuju pemulihan bersama menjadi semakin menantang. Tetapi, G20 sebagai kumpulan ekonomi utama dunia, memiliki potensi untuk mendorong pemulihan dunia," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia, Maudy Ayunda dalam keterangan pers pada kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (03/11/2022).

Menurut Maudy, masa pandemi Covid-19 ini menunjukkan bahwa tidak ada negara dengan sendiri mengahdapi krisis yang besar. "Hal ini yang menjadi landasan tema Presidensi G20 Indonesia dengan mengusung semangat pulih bersama, bertemakan Recover Together, Recover Stronger,” katanya.

Pihaknya menjelaskan, tema ini diangkat karena Indonesia melihat dunia masih dalam tekanan akibat pandemi. 

"Sehingga diperlukan sebuah upaya bersama yang inklusif dan berkelanjutan dalam mencari solusi pemulihan global," jelas Jubir Presidensi G20 ini.

Dalam mecapai target tersebut, Maudy melanjutkan, terdapat tiga sektor prioritas yang dinilai menjadi kunci bagi pemulihan yang kuat dan berkelanjutan. Ketiganya menjadi fokus Presidensi G20 Indonesia.

“Ketiga sektor tersebut adalah penguatan arsitektur kesehatan global, tranformasi digital, dan transisi energi,” lanjut Maudy

Selain itu, menurut Maudy penting sekali bagi bersama untuk menyukseskan rangkaian acara G20 yang tersisa hingga KTT yang akan berlangsung pada 15-16 November mendatang. 

"Karena, Presidensi G20 berdampak langsung bagi perekonomian melalui peningkatan penerimaan devisa negara, menciptakan multiplayer effect bagi ekonomi daerah lewat sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, ekonomi kreatif dan UMKM lokal," sebutnya.

"Selain itu, G20 ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Indonesia Open For Bisnis," tambah Maudy.

Harapannya, melalui KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada 15-16 November mendatang dapat memberikan hasil yang terbaik untuk pemulihan dunia.

"Mari kita bersama terus merayakan dan mendukung presiden Indonesia sebagai generasi muda penerus bangsa," ajaknya.

(Mediacenter Riau/nb)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Dewan Pers Tolak Draf RUU Penyiaran

Selasa, 14 Mei 2024 | 20:49:07 WIB

Longsor di Sumbar, Ini Pesan Polda Riau

Senin, 13 Mei 2024 | 18:14:04 WIB

Garuda Muda Masih Ada Peluang Lolos ke Olimpiade 2024

Selasa, 30 April 2024 | 08:20:39 WIB

Presiden Tegaskan Penanganan TPPU Harus Komprehensif

Rabu, 17 April 2024 | 21:55:17 WIB

Indonesia Serukan Deeskalasi Konflik di Timur Tengah

Rabu, 17 April 2024 | 21:52:29 WIB