Jumat, 15 Zulhijjah 1445 H | 21 Juni 2024
BAZNAS Berperan Penting dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Ilustrasi: Logo BAZNAS

PEKANBARU -  Pemerintah memiliki prioritas dalam menangani pengentasan kemiskinan ekstrem dan penurunan prevalensi stunting. Seluruh program yang telah disusun untuk menangani kedua tantangan tersebut dapat dijalankan melalui jalur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maupun Non-APBN. 

Sebagai lembaga pengelola dana umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memiliki peran penting dalam realisasi program ini, khususnya yang melalui dana Non-APBN.

“Tentu saja banyak [program] yang belum seluruhnya bisa ditanggulangi oleh APBN atau APBD yang juga memang terbatas, tetapi melalui BAZNAS ini bisa memberikan tambahan-tambahan untuk menyelesaikan kemiskinan, stunting, dan juga masalah bencana,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam siaran pers, Senin (21/11/2022).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, posisi BAZNAS menjadi strategis sebab selain memiliki perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia, potensi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh lembaga ini juga tinggi.

“Memang [ZIS] manfaatnya sudah jelas, sudah nampak, sudah dirasakan,” papar Wapres.

“Saya yakin bahwa BAZNAS sebagai lembaga yang sudah dirasakan manfaatnya ke depan akan semakin punya posisi yang lebih penting dan strategis,” tambahnya.

Di sisi lain, Wapres juga menekankan peran strategis BAZNAS di bidang pemberdayaan. Untuk itu, Wapres berharap agar ke depan semangat BAZNAS untuk memastikan kesejahteraan umat dapat terus tercermin dalam setiap program yang dilakukan.

“Saya harapkan bahwa semangat BAZNAS dari pusat sampai daerah terus dipacu dan targetnya dari tahun ke tahun harus menaik,” imbau Wapres.

“Dengan edukasi yang kuat, Insya Allah dengan dakwah yang kita jalankan, bahwa zakat BAZNAS akan terus memperoleh hasil yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya Ketua BAZNAS RI Noor Achmad melaporkan beberapa program BAZNAS yang telah dilaksanakan terkait pengentasan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting. 

Ia pun menyampaikan optimismenya dengan kenaikan pengumpulan dana ZIS di Indonesia, maka program prioritas pemerintah dapat terimplementasi dengan baik.

“Dalam rangka untuk umat, bagaimana stunting bisa teratasi, bagaimana pengentasan kemiskinan bisa teratasi melalui zakat,” lapor Noor Achmad.

“Alhamdulillah perolehan ZIS di Indonesia meningkat. Insya Allah kami juga sangat berharap perolehan ZIS di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah juga meningkat seperti halnya di pusat,” tandasnya.

(Mediacenter Riau/MC)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Pemerintah Tetapkan 25.258 Formasi CASN Kemhan

Jumat, 07 Juni 2024 | 20:14:14 WIB

Produksi Minyak Blok Rokan Terbesar di Indonesia

Sabtu, 01 Juni 2024 | 12:44:50 WIB

Mendikbudristek Batalkan Kenaikan UKT

Selasa, 28 Mei 2024 | 00:05:26 WIB