Senin, 16 Rajab 1444 H | 06 Februari 2023
Gubri Ajak Jaga Negeri dari Maksiat, Agar Jauh dari Bencana
Gubenur Riau Syamsuar.

PEKANBARU- Menyikapi mewabahnya virus Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di tanah air tak terkecuali Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh masyarakat agar menjauhkan diri dan menjaga Bumi Lancang Kuning dari perbuatan maksiat. 

Sebagai umat Muslim, sepatutnya takut terhadap azab Allah SWT. Sebab azab merupakan siksaan dari Allah yang dihadapi manusia sebagai akibat dari kesalahan yang pernah atau sedang dilakukan. 

HIV/AIDS, kata Gubri, juga disebabkan oleh adanya Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), sementara itu, LGBT juga merupakan satu diantara perbuatan yang dilaknat Sang Maha Agung yakni kaum Nabi Luth. 

Menurut hadis yang diriwayatkan Thabrani dan Baihaqi, yakni : "Ada empat orang yang berada dalam murka Allah, yakni para lelaki yang menyerupai wanita, para wanita yang menyerupai lelaki, orang yang menyetubuhi binatang, dan lelaki menyetubuhi lelaki". 

Pengungkapan hadits diatas tidak saja mempertegas keharaman terhadap perilaku homoseksual, tapi juga perbuatan-pebuatan menyimpang lainnya, tidak terkecuali jika LGBT juga masuk dalam golongan yang dimurkai itu. 

Lalu, isu tersebutpun lantas dikaitkan dengan terjadinya berbagai bencana di tanah air. Sebab menurut Gubri, jika terjadi maksiat disuatu daerah maka azab dan laknat Allah akan datang. 

"Kami harapkan kiranya masyarakat Riau bisa membantu (tidak berbuat maksiat), karena kita ingin menyelamatkan negeri ini, karena kita khawatir kalau semakin banyak ini (maksiat) laknat Allah akan turun ke Riau. Sudah banyak contoh. Kalau ada sesuatu maksiat didaerah, tunggulah waktunya," jelas Gubri di Pekanbaru, Senin (5/12/2022). 

Seperti diketahui, data Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat, hingga Oktober 2022 telah ditemukan 8.034 Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Provinsi Riau. Yang mana 3.711 orang saat ditemukan sudah dalam stadium AIDS. 

Hal itupun menjadikan Riau sebagai provinsi ke-10 dengan jumlah penderita terbanyak di Indonesia. 

Untuk itu, Guberur Syamsuar mengimbau agar  tidak berbuat maksiat yang nantinya akan mendatangkan bala dan bencana kepada Negeri Melayu ini. 

"Kiranya ini dapat disampaikan kepada masyarakat, agar negeri ini tidak dibayang-bayangi dengan HIV/AIDS, karena ini (HIV/AIDS) juga dibayangi dengan LGBT," pungkas Gubri. 

(Mediacenter Riau/nv)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Conselor University Melaka Kunjungi Riau, Ini Tujuannya

Rabu, 01 Februari 2023 | 12:01:46 WIB

Gubernur Syamsuar Komitmen Selesaikan Masalah Tanah di Riau

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:28:52 WIB

Gubernur Syamsuar Harap IKBR Bisa Bantu Program Pemerintah

Selasa, 31 Januari 2023 | 13:00:43 WIB

Simak Prakiraan Cuaca Hari Ini untuk Wilayah Riau

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:49:28 WIB

Gubri Syamsuar: LLPN Diharapkan Jaga Marwah Riau

Sabtu, 28 Januari 2023 | 15:47:03 WIB

MTQ Tingkat Kelurahan Bambu Kuning, Ini Pesan Wagubri

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:28:56 WIB