Sabtu, 22 Sya'ban 1445 H | 02 Maret 2024
Presiden Jokowi Minta Daerah Bangun Kota sesuai Ciri Khas dan Potensinya
Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

PEKANBARU - Presiden Joko Widodo mendorong pemerintah daerah untuk mendesain dan membangun tata kota daerahnya dengan baik sesuai dengan potensi yang dimiliki. Hal tersebut disampaikan dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Se-Indonesia Tahun 2023 yang digelar di Sentul International Convention Centre, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa, 17 Januari 2023.

"Hati-hati yang namanya tata kota, seluruh kabupaten dan kota itu harus mulai mendesain kotanya dengan baik, sehingga setiap kota dan kabupaten itu memiliki diferensiasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden meminta agar masing-masing pemerintah daerah menyusun rencana induk (masterplan) penataan kota dan juga penjenamaan yang memiliki visi dan dapat menunjukkan keunggulan dari setiap kabupaten/kota tersebut sebagai sebuah keunikan. Menurut Presiden, saat ini penjenamaan kota-kota terlalu memiliki kemiripan.

"Buatlah brand kota sesuai dengan potensi dan keunggulan kita masing-masing, bisa misalnya kota pisang, kenapa tidak? Bisa kota ikan, kenapa tidak? Bisa kota musik, kenapa tidak? Bisa kota mebel, kenapa tidak?" ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menceritakan bahwa banyak potensi yang dimiliki oleh kota/kabupaten di Indonesia yang bisa disandingkan dengan penjenamaan kota di negara lain. Presiden menyebut salah satunya adalah Jepara yang bisa menjadi kota mebel seperti halnya High Point di North Carolina, Amerika Serikat yang terkenal dengan pameran mebel tahunannya.

"Kita memiliki kekuatan ikan, kalau di Jepang ada Tsukiji, fish market yang betul-betul terkenal, seluruh orang tahu, kenapa di Ambon, di Maluku Utara tidak ada yang menyiapkan branding ini? Kita ini memiliki banyak, sehingga perlu yang namanya masterplan disiapkan," lanjut Presiden. 

Namun, Presiden menekankan bahwa pemerintah daerah juga harus konsisten dengan rencana induk yang telah dirancang dalam pembangunan tata kota dan penjenamaan tersebut.

"Tapi konsisten, kalau sudah kota pisang berarti nanam pisangnya harus lebih banyak di kota itu, kemudian menyiapkan industri untuk pascapanen pisang siapkan di kota itu, sehingga brand kota itu akan kelihatan," jelasnya. 

(Mediacenter Riau/bts)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Kementerian PANRB Perkenalkan Wajah Baru e-SAKIP Reviu

Kamis, 22 Februari 2024 | 06:50:20 WIB

Inilah Perpres 32/2024 tentang Publisher Rights

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:39:44 WIB

HPN 2024, Ini Pesan Presiden Joko Widodo

Selasa, 20 Februari 2024 | 17:43:57 WIB

KPPS Harus Bekerja Jujur, Adil, Tegas, dan Cermat

Selasa, 13 Februari 2024 | 08:09:34 WIB

Sukseskan Pemilu 2024, ASN Harus Jaga Netralitas

Rabu, 20 Desember 2023 | 16:08:50 WIB

PSMS Medan vs PSPS Riau Imbang 0-0

Sabtu, 09 Desember 2023 | 21:02:16 WIB