Kamis, 12 Muharram 1446 H | 18 Juli 2024
Gubernur Riau ajak Kader PKK dan Posyandu dalam Aksi Penurunan Stunting
Gubernur Riau Syamsuar ketika memberikan arahan kepada Kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau, Jumat (20/1/2023).

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, Presiden Republik Jokowi telah menyampaikan arahan tegas kepada kepala daerah untuk menekankan target angka prevalensi stunting di tahun 2024 menjadi 14 persen.

Oleh karena itu, Gubri Syamsuar bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  Pemprov Riau dan instansi vertikal mengelar pertemuan dalam rangka melakukan penanganan stunting agar tepat sasaran.

“Jadi intinya kami hari ini memberikan petunjuk kepada semua OPD dan instansi vertikal terkait agar nanti arahan Presiden Jokowi ini dapat kita tindak lanjuti. Sehingga kita bisa mengendalikan inflasi, penanganan stunting tepat sasaran dan termasuk penanganan kemiskinan ekstrem,” ujar Syamsuar di di Gedung Daerah, Pekanbaru, Jumat (20/01/2023).

Gubri Syamsuar mengatakan, saat ini angka stunting Provinsi Riau belum resmi diumumkan. Namun, dari persentasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Provinsi Riau telah mengalami penurunan stunting sebanyak 4,4 persen. 

“Kemarin itu data stunting kita ada 22,3 persen, kalau turun 4,4 persen berarti kita sekarang lebih kurang 17 persen. Tapi ini nanti akan diumumkan [pemerintah pusat] secara resmi bulan Februari,” katanya.

Kendati demikian, Syamsuar menegaskan, bahwa diperlukan sinergitas bersama dengan pemerintah kabupaten/kota serta menguatkan peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan kader Posyandu untuk mencapai target nasional.

“Sehingga perlu kerja sama dengan kabupaten/kota, [aksi penurunan stunting] ini harus di audit 3 bulan sekali terhadap keluarga di setiap daerah. Nanti kami juga akan kuatkan peran PKK dan posyandu,” tegas Gubri.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto, menghimbau kepada setiap instansi terkait tetap terus menyampaikan capaiannya agar aksi penurunan stunting dapat diketahui bersama.

“Apa permasalahan di lapangan disampaikan saja, dan akan dibahas bersama-sama. Artinya kita mengejar penurunan stunting ini nampak aksi yang kita laksanakan,” punkas  SF Hariyanto. 

(Mediacenter Riau/bib)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Disperindag Ungkap Penyebab Minyakita Langka di Riau

Kamis, 18 Juli 2024 | 06:03:04 WIB

Mantap, Enam Elemen Smart City di Siak Terpenuhi

Rabu, 17 Juli 2024 | 16:07:57 WIB

3.555 Peserta Ikuti Ujian Berbasis Kompoter di Unri

Rabu, 17 Juli 2024 | 14:10:50 WIB