Kamis, 12 Muharram 1446 H | 18 Juli 2024
Sejak 1975, Yuk Spill Mie Keling Legendaris di Pekanbaru
Mie Keling Pekanbaru

PEKANBARU - Kota Pekanbaru, Provinsi Riau tidak hanya dikenal dengan cita rasa kuliner asam pedas baung dan kudapan bolu kemojo. Di kota bertuah ini juga menyuguhkan aneka santapan olahan mie. 

Satu di antara olahan mie yang kerap diburu wisatawan adalah mie keling. Lokawisata kuliner ini tidak jauh dari pusat perbelanjaan Mal Ciputra dan Novotel. Tepatnya berada di Jalan Kulim No 1, Kampung Baru, Kecamtan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Mie keling legendaris ini telah hadir di Pekanbaru sejak tahun 1975 silam. Jika ingin mencicipi mie ini, harus bersabar lantaran selalu ramai dikunjungi pembeli. 

Mie keling di Pekanbaru cenderung memiliki cita rasa manis, gurih, dan tidak terlalu pedas. Namun, jika ingin merasakan rasa pedas, bisa ditaburi potongan cabai rawit yang sudah disediakan. 

Satu porsi mie keling di sini menggunakan mie kuning yang dilengkapi telur rebus, tahu, tauge, timun, kentang, dan ada batagor. Lalu, mienya dibaluri dengan kuah kacang yang menjadi ciri khasnya. 

"Mie keling yang kami sajikan memang selalu banyak diminati wisatawan. Sejak dulu cita rasanya tetap konsisten, tidak berubah, menggunakan resep rahasia keluarga secara turun menurun," Nah, di situlah ciri khasnya kita,” ucap Eko Fadly membuka perbincangan bersama tim Media Center Riau, pada Minggu (5/2/2023) pagi.

Menjaga cita rasa memang menjadi komitmen keluarga Eko Fadly. Sehingga, usaha yang ditekuni sejak puluhan tahun itu, sangat digandrungi segala kalangan masyarakat. Mulai dari kalangan bawah, kalangan menengah, hingga kalangan atas. Usia pembeli mulai dari orang tua atau generasi Baby Boomers, hingga kalangan generasi X, generasi Y atau Milenial, dan generasi Z.

"Usaha mie keling ini banyak didatangi dari berbagai kalangan, termasuk  pernah di kunjungi oleh Gubernur Riau Syamsuar dan pejabat lainnya," ucap Eko. 

Saat ini, usaha mie keling tersebut sudah berjalan 48 tahun. Buka setiap hari, mulai pukul 06.00 wib hingga pukul 17.30 wib. Kecuali tutup pada hari Rabu. 

Seorang penikmat mie keling, Aprilia Putri (23) mengungkapkan, bahwa saban dia berkunjung ke Kota Pekanbaru pasti selalu menyempatkan diri ke warung mie keling legendaris tersebut. Dia mengaku di daerah asalnya yaitu Jakarta sangat sulit menemui olahan mie yang serupa dengan mie keling di Pekanbaru. Sebab rasa mie keling ini memiliki ciri khas tersendiri.

“Dulu tau mie keling itu ketika papa tugas di Pekanbaru, makanya kalau liburan ke kota ini pasti menyempati datang ke sini untuk menyantap mie keling. Soalnya ya, kalau di Jakarta gak ada ditemui yang rasanya mempunyai ciri khas kayak gini,” ungkap Aprilia.

Aprilia mengaku, mie keling ini merupakan satu di antara kuliner favoritnya di Pekanbaru, karena mempunyai harga sangat bisa dijangkau oleh seluruh kalangan.

“Mie di sini bisa tergolong murah ya, dengan harga Rp 17 ribu saja sudah dapat menyantap kelezatan dari seporsi mie keling,” pungkasnya. 

(Mediacenter Riau/bib)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Disperindag Ungkap Penyebab Minyakita Langka di Riau

Kamis, 18 Juli 2024 | 06:03:04 WIB

Mantap, Enam Elemen Smart City di Siak Terpenuhi

Rabu, 17 Juli 2024 | 16:07:57 WIB

3.555 Peserta Ikuti Ujian Berbasis Kompoter di Unri

Rabu, 17 Juli 2024 | 14:10:50 WIB