Kamis, 23 Zulqaidah 1445 H | 30 Mei 2024
Hadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, Ini Arahan Presiden Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memberikan arahan dalam pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2023 secara virtual, Senin (6/2/23).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa dari laporan Ketua OJK bahwa kredit di tahun 2022 tumbuh di angka 11,3 persen. Menurutnya ini sangat bagus dan sudah double digit. 

"Kemudian juga tadi saya melihat tingkat permodalan Capital Adequacy Ratio (CAR) juga berada di angka 25,68 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan prapandemi yang berada di angka 23,31 persen. Ini baik, " katanya. 

Jokowi menyebutkan, ia juga sudah mendapatkan laporan dari Ketua OJK jika Net Interest Margin (NET) sebesar 4,4 persen. Jelasnya, itu angka yang tinggi. 

"Saya senang juga perkembangan industri asuransi juga semakin baik, " tambanya. 

Presiden RI melanjutkan, ia menginginkan agar dukungan terhadap sektor UMKM itu diberikan perhatian yang lebih, karena kekuatan Indonesia itu ada UMKM. 

Jokowi menginginkan agar UMKM tidak dilupakan, serta ia menginginkan agar diberikan suntikan kepada UMKM sebanyak-banyaknya, tentu saja dengan kehati-hatian yang tinggi, karena di sektor inilah yang memberikan peluang kesempatan kerja kepada rakyat.

"Kemudian yang kedua, juga tadi sudah disampaikan oleh Ketua OJK, mengenai hilirisasi, agar diberikan dukungan. Saya minta betul-betul yang konkret, karena masih saya dengar yang mau bikin smelter saja kesulitan mencari pendanaan. Jadi dukungan itu betul-betul diberikan, tetapi juga dengan kalkulasi dan kehati-hatian yang tinggi. Karena hilirisasi ini akan menjadi kunci bagi negara kita untuk melompat menjadi negara maju, " sebutnya. 

Jokowi menyebutkan, jika dilihat proses sampai 2018, Indonesia itu masih berada di lower middle income sampai 2018. Kemudian masuk ke 2018, Indonesia sudah naik ke upper middle income. Akan tetapi karena pandemi, turun lagi menjadi lower middle income. 

Namun pada tahun 2022, Indonesia sudah naik lagi menjadi upper middle income. Inilah menurutnya yang harus terus secara konsisten didorong agar PDB naik terus. 

Oleh karena itu menurutnya, hilirisasi menjadi kunci bagi negara ini, kalau Indonesia ingin menjadi negara maju, di semua komoditas, baik itu yang namanya CPO, baik itu yang namanya minerba, baik yang berasal dari sumber daya alam laut, semuanya adalah hilirisasi. 

"Saya sudah sering menyampaikan mengenai minerba dan gas. Dari yang namanya nikel, lompatan kita dari USD 1,1 billion (miliar) melompat, dulu mentahan, melompat menjadi USD30 billion (miliar) setelah ada hilirisasi. Kemudian nanti lari ke bauksit, lari ke timah, lari ke tembaga, lari ke emas, lari ke gas alam, dan minyak. Kalau ini betul-betul secara konsisten kita kerjakan, jadilah kita negara maju, " tutupnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )