Selasa, 25 Sya'ban 1445 H | 05 Maret 2024
Kebut Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Gubernur Riau Kuatkan Gerakkan Zakat di Kampar
Gubernur Riau Syamsuar (kanan) memberikan bantuan pembangunan masjid dan menyalurkan bantuan santunan bagi warga miskin di Masjid Almaarif, Desa Sibuang, Kabupaten Kampar, Riau, pada Senin (27/3) malam.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, kembali menjalani Safari Ramadan 1444 H. Kali ini Gubri melaksanakan salat tarawih bersama Jamaah Masjid Almaarif, Desa Sibuang, Kabupaten Kampar, Riau, pada Senin (27/3). Masjid Almaarif, Desa Sibuang, Kabupaten Kampar, Riau, pada Senin (27/3) malam. 

Dalam agenda tersebut, Syamsuar memberikan bantuan pembangunan Masjid dari CSR BRK Syariah. Selain itu, juga menyalurkan bantuan santunan bagi warga miskin dari Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Riau. 

Usai melaksanakan sholat tarawih, Gubernur Riau, Syamsuar, mengajak masyarakat Kampar untuk bergerak secara masif mengumpulkan Zakat mulai dari tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten. 

Gubernur Riau juga  mengajak orang-orang mampu dan pengusaha yang ada di Kabupaten Kampar, untuk mengentaskan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem yang ada di Kampar.

“Di Kampar ini banyak perusahaan, pengusaha sawit dan orang kaya, bisa membantu masyarakat miskin ekstrem. Ada hak orang miskin dari orang yang mampu dangan membantu, dengan membayar zakat. Zakat ini berikan kepada kaum dhuafa, fakir miskin dan anak yatim, mereka juga ingin melaksanakan puasa dan merayakan Idul Fitri,” ujar Syamsuar, kepada jamaah Masjid. 

Gubri menyampaikan, kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kampartermasuk yang tertinggi di Provinsi Riau. Tercatat ada sebanyak 14.550 orang miskin. Jumlah ini tidak sebanding dengan jumlah penduduk di Kampar. Untuk itu Pemprov Riau bersama Baznas, menyerahkan zakat dari zakat PNS yang terkumpul. 

“Bersama Basnaz, kami menyediakan bantuan untuk 1.000 orang fakir miskin ekstrem atau fakir, kategori ini sudah disediakan sebanyak Rp6 Miliar. Satu paket itu Rp500 ribu dan diberikan kepada yang berhak menerima. 

"Kampar masuk dalam salah satu masyarakat miskin ekstrim tertinggi. Ditargetkan bisa minimalisir hingga tahun 2024. Tercatat sebanyak 14.550 orang miskin ekstrem, mohon menjadi perhatian dari Pemerintah,” kata Syamsuar. 

Pada kesempatan tersebut, Syamsuar menyampaikan, Provinsi Riau termasuk yang terbesar mengumpulkan zakat. Riau diundang Presiden untuk menerima zakat dari pemerintah, 3 Provinsi dari Jawa dan 3 peovinsi dari Sumatra, yakni Provinsi Riau, Jambi dan Sumatra Barat. 

“Selaku umat muslim yang ada dalam Alquran, ada dalam hadist, termasuk ada juga peraturan pemerintah. Ini harus digerakkan secara masif. Baru sekali ini kita diundang Presiden penyerahan zakat agar bisa ditiru oleh pengusaha, Kepala Daerah, Menteri mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi,” ungkap Gubri. 

Turut hadir mendampingi Gubernur Riau, Pj Bupati Kampar, Kamsol, Direktur Utama BRK Syariah, Andi Buchari, Kadis Kominfotik Provinsi Riau, Erisman Yahya, Kepala Biro Adpim Setdaprov Riau, Aryadi.

(Mediacenter Riau/ji)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Pj Bupati Kampar Harap 2024 Kampar Zero Stunting

Senin, 04 Maret 2024 | 15:48:14 WIB

Danrem 031/WB Pimpin Sertijab Danyonif 132/BS

Selasa, 27 Februari 2024 | 14:15:12 WIB