Senin, 29 Jumadil Awwal 1445 H | 11 Desember 2023
Harus Punya Keahlian, Gubernur Syamsuar Sebut Ijazah Bukan Patokan Bisa Bekerja
Momen Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyerahkan SK PPPK Guru di Kabupaten Bengkalis.

BENGKALIS- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menginginkan setiap anak-anak sekolah atau anak muda di Bumi Lancang Kuning memiliki keahlian yang bisa dibawanya dalam memasuki dunia kerja. Sebab, jika mengandalkan ijazah sebutnya, itu tidak bisa menentukan seseorang bisa bekerja. 

Untuk itulah, Syamsuar terus mengingatkan tentang pentingnya pendidikan vokasi. Apalagi, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Bahkan, di Riau telah lebih dulu menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penguatan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Melalui Kemitraan dengan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja. Sehingga Negeri Lancang Kuning menjadi percontohan di Indonesia terkait pendidikan vokasi. 

Dengan menekuni suatu bidang, menurut Syamsuar itu lebih efektif untuk melihat bakat dan minat anak, sehingga bisa dikembangkan lebih dalam menjadi sebuah keahlian yang nantinya bisa memberikan dampak positif saat memasuki dunia kerja. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Syamsuar didepan ratusan anak sekolah dan 715 guru yang menerima SK PPPK Guru di SMKN 3 Mandau Kabupaten Bengkalis, pada Jumat (4/8/2023). 

Melalui pendidikan vokasi, kata Gubri, bisa menjadi solusi untuk penciptaan sumber daya manusia yang berkopentensi, berdaya saing, dan siap bekerja profesional. Sebab, pendidikan vokasi memiliki peran strategis untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh indistri, dunia usaha, dan dunia kerja, bahkan bisa menciptakan lapangan kerja. 

"Kalau anak tidak punya kemampuan, kopetensi, dan keahlian dalam bidang tertentu, susah. Apalagi begitu banyaknya perusahaan-perusahaan yang akan membuka kesempatan bekerja, dan juga banyak saingannya. Bukan zamannya lagi hanya mengandalkan ijazah. Zaman sekarang beda, kalau zaman saya dulu iya, ijazah itu perlu. Tapi kalau sekarang, tidak seperti itu," jelas Gubri. 

Gubernur Syamsuar berharap kedepannya kualitas dan mutu pendidikan di Provinsi Riau semakin baik. Serta mengimbau sekolah agar menerapkan pendidikan vokasi. 

"Karena ijazah tidak menentukan mereka (anak muda) bisa bekerja atau tidak," pungkas Gubri. 

(Mediacenter Riau/nv)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Pemprov Riau Terima TKD TA 2024 Sebesar Rp3,90 Triliun

Senin, 11 Desember 2023 | 11:56:32 WIB

Beli Minyak Goreng Pakai QRIS Hanya Rp1, Ini 14 Lokasinya

Kamis, 07 Desember 2023 | 12:41:16 WIB

Wisata Danau di Riau Jadi Destinasi Berkelanjutan

Rabu, 06 Desember 2023 | 19:25:38 WIB

Riau Berpotensi Diguyur Hujan dari Pagi Hingga Malam Hari

Rabu, 06 Desember 2023 | 09:07:05 WIB

BI Sambut Baik Diadakannya Jelajah UMKM Riau 2023

Selasa, 05 Desember 2023 | 17:46:53 WIB

291 Rumah Tangga di Riau Melakukan Urban Farming

Senin, 04 Desember 2023 | 23:28:20 WIB

Sektor Pertanian Jadi Penyumbang Terbesar PDRB Riau

Senin, 04 Desember 2023 | 17:19:54 WIB