Senin, 13 Zulqaidah 1445 H | 20 Mei 2024
foto ilustrasi

PEKANBARU - Meski untuk wilayah Sumatera terjadi peningkatan titik panas (hotspot), namun untuk Riau jumlah titik panasnya mengalami penurunan, dimana berdasarkan pantauan citra Satelit Terra dan Aqua, Kamis (25/9) ini di Riau hanya terpantau sebanyak 2 "hotspot" di Kabupaten Meranti dan Indragiri Hilir.

Sedangkan untuk di Sumatera jumlah titik panas mencapai 269 titik, dimana titik panas terbanyak ditemukan di Sumatera selatan 223 titik. Kemudian sisanya ditemukan di Lampung sebanyak 26 titik, Bengkulu 8 titik, Jambi 5 titik, Kepulauan Riau, bangka Belitung dan Nangroe Aceh Darussalam masing-masing 1 titik.

Kepala Stasiun BMKG Pekanbaru Sugarin dalam keterangannya mengatakan kabut asap yang saat ini masih menyerang sebagian wilayah Riau merupakan akibat karhutla di rtiau dan kiriman dari daerah lainnya di Sumatera.

"Kalau kita lihat dari pergerakan angin, dimana sampai saat ini masih terus bergerak dari arah selatan menuju utara, maka dapat membuktikan bahwa kabut asap di Riau ini merupakan kiriman dari daerah lain di Sumatera," ujarnya.

Menurut dia, kabut asap masih tetap terlihat di beberapa daerah di Riau, diantaranya di Pekanbaru dengan jarak pandang 4 kilometer (smoke), Dumai dengan jarak pandang 5 kilometer (smoke) dan Rengat dengan jarak padang 3 km (smoke).

Khusus untuk kota Pekanbaru, hari ini kualitas udara lebih baik dibandingkan hari kemaren. Ini dapat ditunjukan oleh jarak pandang yang telah mencapai 4 kilimeter, dan juga angka Indeks Standar Polulan Udara yang hanya 49 psi. (MC Riau/ad)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )