Kamis, 17 Syawwal 1445 H | 25 April 2024
Ilustrasi

PEKANBARU - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah melaksanakan survei terkait prevalensi kasus stunting di Pekanbaru dengan program bernama Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) adalah program survei nasional yang bertujuan untuk mengumpulkan data terkait status gizi penduduk di berbagai wilayah di Indonesia.

Tujuan utamanya adalah untuk memantau dan menganalisis tingkat malnutrisi, termasuk stunting, serta menyediakan informasi yang diperlukan untuk merumuskan kebijakan dan program intervensi gizi yang tepat.

"Saat ini, Pemko Pekanbaru sedang menjalani survei SSGI. Angka kasus stunting baru mencapai 3,5 persen," ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun dikutip Jumat (22/9/2023).

Pada tahun 2022, angka stunting sebesar 11,2 persen. Namun, terjadi peningkatan menjadi 16 persen.

Sebelumnya, Pekanbaru telah dijadwalkan untuk menerima tim SSGI. Melalui survei ini, diharapkan dapat dipastikan jumlah kasus stunting di Pekanbaru.

"Kami akan disurvei terkait status gizi di Indonesia. Survei ini bertujuan untuk menetapkan angka stunting di daerah kami," ungkap Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.

Pemerintah Kota meminta agar survei ini dilakukan dengan teliti. Tim survei diharapkan melakukan analisis yang mendalam.

"Oleh karena itu, penentuan kasus stunting harus koordinasi dengan bagian gizi di setiap puskesmas," jelas Indra Pomi. (MEDIA CENTER RIAU / PR)

(Mediacenter Riau/pr)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Pentingnya Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

Rabu, 24 April 2024 | 21:56:51 WIB