Sabtu, 22 Sya'ban 1445 H | 02 Maret 2024
Polsek Langgam Tangkap Penabrak Tunanetra hingga Tewas

Pekanbaru - Anggota Polsek Langgam mengamankan seorang sopir inisial KH (21) yang menabrak seorang tunanetra dan temannya di jembatan Sungai Kampar Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Korban jatuh ke sungai dan tewas.

Kedua korban yakni Indra Didi seorang tunanetra dan temannya yang memandu, M Husein (48). Mereka berdua sehari-hari mencari nafkah sebagai pengamen.

Kapolsek Langgam Iptu Alferdo Krisnanta Kaban mengatakan KH sempat melarikan diri setelah melakukan aksi tabrak lari, hingga menewaskan dua warga di Langgam. 

"Pelaku KH kami amankan dengan cara pendekatan secara persuasif. KH ini pelaku tabrak lari yang mengakibarkan 2 korban meninggal dunia dan 1 luka-luka," ujar Iptu Alferdo saat dikonfirmasi Media Center Riau Selasa (14/11).

Edo menjelaskan usai kejadian penabrakan itu anggota Polsek Langgam mencari pemilik truk BM BB 8473 DC. Setelah menemukan pemilik mobil Rianto Sihombing, polisi meminta agar dia menghubungi sopir itu untuk menyerahkan diri.

Ternyata KH melarikan diri ke wilayah Berastagi, Sumatera Utara. Lalu Rianto meminta KH untuk datang ke Pelalawan menyelesaikan kasus tabrak lari itu.

Berkat pendekatan persuasif yang dilakukan Polsek Langgam, akhirnya KH datang ke Pelalawan bertemu dengan Rianto. Saat itulah polisi juga datang dan membawanya ke Polsek Langgam.

"Pelaku masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut, untuk proses hukum lanjutan," ucap Edo.

Edo menerangkan kasus itu berawal saat KH menabrak dua sepeda motor Honda Scopy dan Suzuki Smash. Dia mengemudikan truk BM 8473 DC menabrak 2 sepeda motor sekitar pukul 17.30 WIB, Jumat (3/11) lalu.

"KH menggunakan lajur kanan dan mendahului kendaraan yang berada di depannya. Lalu dari arah berlawanan ternyata ada Honda Scopy dan Suzuki Smash dengan kecepatan tinggi," jelasnya.

Akhirnya kecelakaan tidak terhindarkan dan mengakibatkan satu pengendara motor bernama Husein meninggal dunia. Korban lainnya bernama Indra Didi, terlempar ke dalam Sungai Kampar dan sempat dinyatakan hilang.

Tim Satuan Polair Polres Pelalawan yang dipimpin AKP Ade Santoso bersama Iptu Alferdo melakukan pencarian di sepanjang sungai. Bahkan, Tim SAR Gabungan juga dikerahkan. Dua hari kemudian jasad Indra Didi ditemukan tewas mengapung di sungai.

(Mediacenter Riau/asn)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

KPU Pelalawan Distribusikan Logistik Pemilu 2024

Sabtu, 10 Februari 2024 | 22:31:24 WIB

Rumah Dinas Kadis di Pelalawan Jadi Posko Banjir

Senin, 15 Januari 2024 | 07:52:41 WIB

Ngungsi di Posko Banjir, Warga: Kami Sangat Diperhatikan

Ahad, 14 Januari 2024 | 20:25:59 WIB