Jumat, 11 Syawwal 1445 H | 19 April 2024
Gubri Edy Nasution Datangi Lokasi Banjir di Jalintim Pelalawan
Gubernur Riau H Edy Natar Nasution mendatangi banjir di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Desa Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, Ahad (14/1/2024).

PELALAWAN - Banjir masih menggenangi Jalan Lintas Timur (Jalintim), kilometer 75-76, tepatnya berada di Desa Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Menyikapi kondisi ini, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, tanpa ragu langsung meninjau kondisi banjir di lokasi tersebut, pada Ahad (14/1/2024).

Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning datang ke lokasi banjir bersama Bupati Pelalawan. Ia turun dan melihat langsung kondisi banjir sembari berdiskusi dengan sejumlah warga dan pengendara yang terdampak banjir.

Gubernur Edy Nasution menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia terima, bahwa banjir yang terjadi bukan siklus 5 tahun, tapi 20 tahun. Namun, kondisi saat ini termasuk cukup ekstrem.

"Kita pun perihatin, saat ini ada status beberapa daerah kabupaten yang meningkatkan statusnya, menjadi tanggap darurat," kata Edy Nasution saat diwawancarai di lokasi banjir.

Ia menjelaskan, bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat mulai 22 Desember 2023 lalu, sampai 31 Januari 2024 atau selama 40 hari. Meskipun demikian Gubri Edy mengaku akan selalu memantau situasi dan kondisi banjir. 

Lanjutnya, berdasarkan Informasi dari BMKG situasi seperti ini (banjir) akan terjadi sampai akhir Januari 2024. Maka dari itu, Gubri Edy Nasution mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama-sama.

"Situasi ini tidak bisa kita duga, sebab di beberapa daerah juga terjadi hal yang sama. Kita dari provinsi telah memberikan bantuan-bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap bersabar dengan kondisi yang terjadi. Karena Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan akan berupaya keras manenangani situasi banjir.

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya. 

Akira menyampaikan, arus lalu lintas di jalur Jalintim saat ini berjalan normal dan pihaknya masih memberlakukan sistem buka tutup. "Arus lalulintas berjalan normal. Saat ini kami masih memberlakukan sistem buka tutup," ujarnya. 

Karena banjir masih menggenangi jalur lintas timur, Akira menghimbau bagi pengendara untuk dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Patuhi aturan lalu lintas untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," pesan Akira. (MC Riau/SAM) 

(Mediacenter Riau/sam)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

KPU Pelalawan Distribusikan Logistik Pemilu 2024

Sabtu, 10 Februari 2024 | 22:31:24 WIB

Rumah Dinas Kadis di Pelalawan Jadi Posko Banjir

Senin, 15 Januari 2024 | 07:52:41 WIB

Ngungsi di Posko Banjir, Warga: Kami Sangat Diperhatikan

Ahad, 14 Januari 2024 | 20:25:59 WIB