Kamis, 7 Zulhijjah 1445 H | 13 Juni 2024

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali memimpin rapat rutin mingguan pengendalian inflasi daerah tahun 2024 yang diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota se Indonesia secara virtual, disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin (13/5/24). 

Dalam rakor tersebut, Mendagri menyampaikan beberapa arahan kepada semua kepala daerah agar terus berhati-hati terhadap kenaikan inflasi di daerah masing-masing. 

Kemudian, Mendagri Tito Karnavian juga meminta kepala daerah untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil. 

"Penting sekali pengendalian inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi," katanya. 

Tito Karnavian menerangkan, Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mengeluarkan rilis inflasi Indonesia di angka 3,00 persen secara years on years (YoY). 

Kemudian, untuk angka inflasi bulan ke bulan, dari Bulan Maret ke Bulan April tahun 2024 ini terjadi penurunan cukup signifikan yaitu dari angka 0,52 persen ke angka 0,25 persen.

Sehingga menurutnya, semua pihak patut bersyukur, sebab terjadi penurunan inflasi dan angka inflasi saat ini cukup relatif terkendali. 

Oleh karena itu, Mendagri meminta Pemda yang daerah dengan angka inflasinya masih tinggi agar melakukan upaya-upaya untuk menekan inflasi. 

"Meskipun demikian, kita bersyukur angka inflasi relatif terkendali. Terima kasih kepada daerah yang sudah berupaya menurunkan inflasi," ujar dia. 

Tito Karnavian melaporkan, saat ini laju pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada angka 5,11 persen. Ekonomi Indonesia tumbuh positif sebesar 5,11 persen pada triwulan 1 tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Ia melanjutkan, secara spesial tiga kelompok provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah Maluku dan Papua, Sulawesi dan Kalimantan.

Jelasnya, pertumbuhan ekonomi di ketiga wilayah tersebut utamanya didorong oleh kegiatan pertambangan, industri, logam dan pembangunan Ibu Kota Negara. 

"Ada beberapa upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga ekonomi, seperti pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia, rapat teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah, menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting, pencanangan gerakan menanam, melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait, melaksanakan sidak ke pasar dan distribusi agar tidak menahan barang, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk melancarkan pasukan, merealisasikan BTT untuk dukungan pengendalian inflasi, serta memberikan bantuan transportasi dari APBD," tutupnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )