Jumat, 5 Sya'ban 1447 H | 23 Januari 2026

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali memimpin rapat koordinasi dalam rangka pembahasan langkah kongkrit pengendalian inflasi di daerah tahun 2025 bersama perwakilan pemerintah daerah se Indonesia secara virtual, Senin (10/03/25). 

Selain membahas terkait inflasi, dalam rapat koordinasi tersebut sekaligus membahas mengenai antisipasi cuaca ekstrem pada periode Idul Fitri 1446 H. 

Dalam arahannya, Mendagri menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berhasil menekan angka inflasi di wilayahnya masing-masing pada Bulan Ramadhan 2025, sehingga harga bahan pokok dapat terjaga. 

"Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada daerah yang mampu mengendalikan inflasi. Namun daerah yang masih tinggi mohon waspada," katanya.

Mendagri melanjutkan, berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proxy inflasi pada Minggu pertama Bulan Maret 2025, IPH tertinggi terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Barat. 

Sedangkan kabupaten/kota yang IPHnya tinggi terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Tomohon, Kabupaten Lombok Tengah dan lainnya. 

Oleh karena itu, untuk daerah yang inflasinya masih tinggi, dia meminta agar Pemda tetap waspada, dan segera melakukan rapat internal di daerah bagaimana upaya mengendalikan inflasi tersebut. 

"Ini mungkin kami sarankan (untuk provinsi yang inflasinya tinggi) perlu ada rapat khusus mengenai inflasi, mengumpulkan bupati, wali kota, sekda, kepala dinas perdagangan untuk menginvestigasi penyebabnya.  Apa terjadi kenaikan terus. Perlu ada langkah (mengendalikan inflasi)," ujarnya

Kemudian, dalam kesempatan itu, Tito Karnavian juga mengimbau Pemda untuk waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di Indonesia jelang Idul Fitri 2025 mendatang. 

Dia menerangkan, periode Maret-April dikenal sebagai masa transisi musim dari hujan ke kemarau (pancaroba). Sehingga karakteristik cuaca selama periode transisi ini adalah kejadian hujan lebat dalam durasi singkat yang disertai dengan angin kencang, serta adanya potensi angin puting beliung, atau bahkan hujan es. 

"Perlu langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi cuaca ekstrem ini, perlu koordinasi yang baik," sebutnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Mendes: Indonesia Maju Harus Dimulai dari Desa

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:31:10 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Senin, 12 Januari 2026 | 15:47:57 WIB

Sumsel United Taklukkan PSPS Pekanbaru 3-2

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:43:40 WIB

Pemda Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem dan Antisipasi Bencana

Senin, 22 Desember 2025 | 19:43:12 WIB

Pemda Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru

Senin, 22 Desember 2025 | 18:14:40 WIB