JAKARTA - Dalam rangka menyambut liburan sekolah 2025, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata Nomor SE/3/HK.01.03/MP/2025 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada Saat Libur Sekolah 2025.
Melalui Surat Edaran tersebut, Widiyanti Putri Wardhana mengimbau seluruh pengelola daya tarik wisata, pelaku pariwisata dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis guna menjamin pelayanan prima, serta keamanan dan kenyamanan wisatawan.
"Kesiapan menyambut musim libur sekolah yang aman, nyaman dan berkesan, bersamaan dengan isu strategis yang dilakukan Kemendagri mendorong penguatan ekonomi daerah sejalan dengan Asta Cita," katanya, dalam rakor pengendalian inflasi yang disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin (23/6/25).
Menteri Pariwisata melanjutkan, sebagaimana diketahui, periode libur sekolah merupakan salah satu momen utama peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi sektor pariwisata.
Namun kata dia, intensitas pergerakan ini juga disertai dengan potensi resiko yang menuntut antisipasi yang matang dari semua pihak pada sektor pariwisata. Baik dari aspek keselamatan, antisipasi bencana alam, hingga kedisiplinan pengunjung.
Untuk itu, dia mengimbau Pemda menerapkan untuk menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.
Berikutnya, menerapkan standar pariwisata berbasis resiko, nerkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran berwisata, memberikan imbauan kepada daya tarik wisata yang berpotensi mengalami kepadatan.
Selanjutnya, Pemda juga diminta aktif dalam sosial media dan mengimbau pelaksanaan SOP, menggunakan transportasi dan jasa tranportasi yang layak.
"Mengkoordinasikan penyediaan rest area untuk pengemudi atau driver, kepada pengelola daya tarik wisata," ucapnya.
Widiyanti Putri Wardhana berharap sosialisasi hari ini menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya penerapan standar keselamatan dan kenyamanan di setiap destinasi wisata yang tentunya membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Dia menuturkan, pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan pariwisata berkelanjutan, terutama saat lonjakan mobilitas masyarakat seperti pada masa liburan sekolah.
Sebab kata dia, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, serta masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan destinasi yang tertib, aman, dan ramah bagi semua kalangan, terutama keluarga dan anak.
“Mari kita semua bersiap secara terstruktur dan terukur menghadapi momen libur sekolah 2025 ini agar wisata yang berjalan menjadi aman, nyaman, dan berkesan,” katanya mengakhiri sosialisasi.
(Mediacenter Riau/ip)