Ahad, 17 Jumadil Akhir 1447 H | 07 Desember 2025
Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Basarnas Latihan Uji Operasi di Riau

PEKANBARU - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar uji pelaksanaan operasi SAR dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam menghadapi kondisi darurat. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Garuda Sakti, Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada Rabu (2/7/2025) malam.

Kegiatan ini menjadi panggung pengujian kemampuan teknis dan koordinatif Kantor SAR Pekanbaru dalam skenario evakuasi korban akibat bangunan runtuh menggunakan metode Collapse Structure Search and Rescue (CSSR).

Simulasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Edy Prakoso, SE, MM, M Tr Opsla, yang hadir bersama tim dari Kantor Pusat Basarnas. 

Dalam arahannya, Brigjen TNI (Mar) Edy Prakoso menegaskan pentingnya latihan uji operasi seperti ini dalam mendukung visi Basarnas sebagai lembaga yang modern, profesional, dan teruji.

“Malam ini kami hadir langsung untuk menyaksikan dan mengevaluasi pelaksanaan uji latihan SAR oleh Kantor SAR Pekanbaru. Ini adalah bagian dari komitmen Basarnas dalam membentuk personel yang profesional dan siap siaga menghadapi situasi nyata di lapangan,” ujarnya.

Untuk diketahui, simulasi dimulai sejak pukul 15.30 WIB dan berlangsung hingga malam hari, yang menyesuaikan skenario kejadian darurat. Sebelum proses evakuasi dimulai, dilakukan asessmen awal menggunakan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah puing bangunan, kemudian tim melanjutkan dengan analisis situasi dan aksi penyelamatan secara terstruktur.

Dalam kegiatan ini, Brigjen TNI (Mar) Edy Prakoso mengatakan sekitar 40 personel dikerahkan, dibantu oleh stakeholder terkait, termasuk perangkat desa dan dinas kesehatan setempat, sesuai prosedur operasi SAR yang mengharuskan keterlibatan unsur medis dalam penanganan korban.

"Kami ingin mengukur seberapa cepat respon time dan development time dari para personel SAR Pekanbaru. Selain itu, alat yang digunakan juga diuji kelayakan dan efektivitasnya dalam operasi nyata," jelas Brigjen TNI (Mar) Edy Prakoso.

"Latihan ini bukan hanya sekadar simulasi, tetapi menjadi wahana penilaian kemampuan teknis dan non-teknis, seperti manajemen insiden, koordinasi lintas sektor, hingga penggunaan peralatan canggih dalam operasi penyelamatan," tutupnya. 

(Mediacenter Riau/ms)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Resahkan Warga, Bandar Narkoba di Kampar Kiri Ditangkap

Selasa, 02 Desember 2025 | 11:45:58 WIB

Hari AIDS Sedunia, Kampar Catat 125 Kasus HIV di 2025

Selasa, 02 Desember 2025 | 09:05:11 WIB

Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Senin Pagi Berangsur Turun

Senin, 01 Desember 2025 | 07:14:11 WIB