KAMPAR - Sempena memeriahkan HUT ke-68 Provinsi Riau dan HUT ke-80 Republik Indonesia, Ketua TP PKK Riau, Henny Wahid membuka dan menjadi juri masak Ikan Patin, di Tepian Sungai Kampar, Desa wisata alam Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Kamis (7/8/2025). Kegiatan lomba masak ikan patin ini dilakukan atas kerja sama TP PKK Riau, TP PKK Buluh Cina, dan RTV. Para peserta menggunakan bahan baku utama ikan patin, yang dikreasikan sedemikian rupa sesuai dengan kategori yang diikuti.
Penilaian yang dilakukan dalam lomba kali ini meliputi kreativitas hidangan, rasa, kemudian menghindari makanan yang mengandung MSG, pengawet, serta hidangan yang bersifat gorengan. Ketua TP PKK Riau, Henny Sasmita Wahid sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan lomba memasak ikan patin ini.
“Selain menjadi kesempatan bagi ibu-ibu kader PKK dan masyarakat yang mengikuti lomba untuk mengembangkan bakat juga kreativitas, ibu-ibu juga mendapatkan kesempatan untuk tampil di TV, tentu menjadi kebanggaan tersendiri,” kata Henny Wahid.
Menurutnya, lomba masak ikan patin ini juga sekalian bertujuan untuk mempromosikan bahwa di Riau, khususnya Desa Buluh Cina ini memiliki makanan khas seperti Ikan Patin dan tentu saja bernilai gizi yang baik.
“Mudah-mudahan ke depan ikan patin bisa semakin dikenal dan bisa menjadi bahan unggulan yang insyaAllah bisa mendunia. Dari lomba masak ini, tentu didapatkan kreasi-kreasi baru yang diharapkan juga bisa dikenalkan kepada khalayak luas,” harapnya.
Istri Gubernur Riau tersebut mengaku sangat senang bisa menjadi dewan juri pada lomba memasak ikan patin.
“Selamat berlomba, enjoy hari ini. Saya senang sekali diundang kegiatan lomba masak seperti ini, apalagi Ikan Patin adalah salah satu ikan kebanggaan kita bersama. Kalau dari saya cuma ada dua kriteria saja, enak dan enak kali. Selain dari itu tidak ada, saya yakin semua makanannya enak,” sebutnya sembari tertawa hangat.
Sementara itu, Kepala Desa Buluh Cina, Azrianto menyatakan lomba ini diikuti oleh 4 dusun karena Buluh Cina ini terdiri dari 4 dusun.
“Untuk hari ini kita laksanakan lomba masak 4 dusun saja dan harapannya agar warga kita, khususnya yang ada di Provinsi Riau lebih galak lagi memakan ikan. Terima kasih juga kami ucapkan kepada RTV yang telah menjadi motor penggerak acara ini dan terima kasih kepada Ibu Henny atas kehadirannya menjadi juri lomba masak ikan patin,” ucap Azrianto.
(Mediacenter Riau/nb)