Ahad, 7 Sya'ban 1447 H | 25 Januari 2026
Disperindag UKM saat melakukan peninjauan stok beras di distrubutor.

MERANTI- Kelangkaan beras premium melanda Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyebutkan situasi ini berpotensi menjadi krisis, setelah stok di pasaran hanya mencukupi kurang dari setengah kebutuhan bulanan masyarakat.

Pemkab Kepulauan Meranti telah pun mengirim surat resmi kepada Perum Bulog Divre Riau dan Kepri di Pekanbaru untuk meminta pasokan darurat. Surat itu juga ditembuskan kepada DPRD dan Kapolres setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (Disperindag UKM) pada Ahad (10/8/2025), rak-rak beras di sejumlah toko dan minimarket di Selatpanjang tampak kosong, terutama untuk jenis beras premium bermerek. Pihak toko mengaku pasokan dari distributor terhenti sejak beberapa hari terakhir.

Plh Kepala Disperindag UKM Meranti, Miftahulaid, mengatakan kekosongan stok disebabkan terganggunya distribusi dari Jakarta serta kekhawatiran pedagang terkait isu beras oplosan yang mencuat sejak Juli lalu.

“Hasil pengecekan di lima distributor utama menunjukkan gudang dalam kondisi kosong. Sementara kebutuhan bulanan Meranti mencapai 1.883 ton,” ujarnya.

Data Disperindag menunjukkan, per pertengahan Agustus 2025, stok beras di Meranti hanya 758 ton. Rinciannya: 80 ton di toko dan minimarket, 50 ton beras lokal, serta 628 ton cadangan pemerintah dari bulan sebelumnya. Artinya, terjadi defisit sekitar 1.125 ton.

Pemkab Meranti menyebut tiga faktor utama penyebab kelangkaan: kosongnya pasokan dari Jakarta, kekhawatiran pedagang akibat isu hukum beras oplosan, serta lamanya waktu distribusi logistik dari pusat ke daerah.

Masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying. Pemerintah memastikan pasokan beras akan segera distabilkan. Warga juga disarankan untuk mulai mengonsumsi beras medium atau beras SPHP sebagai alternatif beras premium.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Meranti akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Bulog dan Polres setempat. GPM dijadwalkan dimulai 14 Agustus 2025 di Polsek Tebing Tinggi dan berlanjut ke Polsek Tebingtinggi Barat keesokan harinya.

(Mediacenter Riau/fik)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun

Jumat, 28 November 2025 | 13:56:03 WIB

Kebakaran Hanguskan Puluhan Ruangan SMAN 1 Tebing Tinggi

Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:19:39 WIB